METRO – Gelaran Festival Putri Nuban dalam rangka hari jadi ke-86 kota Metro tahun 2023 resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, Minggu (25/6/2023) malam. Festival berlangsung di Lapangan Samber digelar selama 17 hari berturut-turut sejak, Jumat (9/6/2023).
Ketua Panitia Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, dalam laporanya mengatakan, selama festival berlangsung, tersedia dan diikuti 92 stand dari beberapa instansi Pemerintah Kota Metro, instansi vertikal, kuliner dan bazar yang berhasil menarik antusias pengunjung di Bumi Sai Wawai.
“Jadi dari rata-rata perhari jumlah pengunjung mencapai 1000 sampai dangan 1500 orang di luar malam minggu, kalau malam minggu lebih dari 1500 orang. Untuk omset wahana permainan, bazar dan kuliner per hari Rp 125 juta sampai Rp 150 juta. Jadi perkiraan selama 17 hari Rp 2,5 miliar sampai Rp 3 miliar perputaran ekonomi di Lapangan Samber ini,” papar Bangkit, Minggu (25/6/2023).
Sementara itu, Wakil Wali Kota kota Metro Qomaru Zaman mengaku terkejut dengan pemaparan ketua panitia untuk perputaran ekonomi di acara festival tersebut.
“Jujur saja sambutan ketua panitia tadi membuat saya terperangah, betapa perputaran uang di lapangan samber yang hanya berapa meter ini bisa menghasilkan 2,5 miliar,” ungkapnya.
Selain itu, Qomaru menanyakan kepada pengunjung apakah bersedia dan setuju jika kegiatan semacam ini ditingkatkan, sontak pengunjung bersorak setuju.
“Tahun berikutnya 2024 insyallah jangankan Rp 2,5 miliar Insya Allah Rp 7 miliar akan hadir disini,” kata Qomaru.
Dia juga menyampaikan pantun untuk secara resmi menutup kegiatan HUT ke-86 Bumi Sai Wawai tahun 2023 di acara tersebut.
“Angin sejuk terus tertiup ceriakan hati dan suasana, festival ini telah resmi ditutup semoga berkah dan bermanfaat untuk kita semuanya. Dengan mengucapkan alhamdulilah hirobil alamin kegiatan Hut kota Metro ke-86 tahun 2023 saya nyatakan ditutup secara resmi,” pungkasnya. (Mahfi)