Lampung Tengah – Berat cobaan yang harus dihadapi Afiqa balita berusia 2 tahun putri dari Novi Septiani warga RT 10 Kelurahan Bandar Jaya Barat Kecamatan Terbanggi Lampung Tengah yang tengah mendapatkan perawatan intensif di RS Demang Sepulau Raya akibat gizi buruk.
Bukan kali pertama, sejak usia 3 bulan Afiqah telah mengalami panas tinggi yang berkelanjutan hingga sekarang. Meski telah berusia 2 tahun, saat ini berat badan Afiqa hanya 6,4 kg pun tidak pernah merasakan kasih sayang sang ayah lantaran telah bercerai dengan ibunya sejak dirinya masih dalam kandungan.
Di Ruang Isolasi Mawar khusus anak RS Demang Sepulau Raya Afiqa terbaring lemah tengah mendapatan perawatan intensif. Dimana sebelumnya Afiqa harus hilir mudik mencoba berbagai rumah sakit berusaha mencari kesembuhan sakitnya ditemani sang ibu dan neneknya.
Persoalan bukan hanya pada penyakit yang diderita Afiqa. Namun terganjalnya upaya keluarga untuk menyembuhkan balita yang seharusnya tengah berjalan, bermain, dan tersenyum lantaran tidak mempunyai biaya.
Jangankan membiayai Afiqa berobat yang layak, Novi sang ibu yang berstatus janda kini hidup dari belas kasian sanak saudara dan ayah tercinta seorang petani dan buruh serabutan.
“Untuk hidup sehari-hari saya harus gali lubang tutup lubang. Dari bantuan saudara-saudara dekat yang berkenan membantu, itupun sekedarnya,” ungkap Novi sembari mendekap sang buah hati.
Sebagai orang tua, Novi tak pernah lelah dan berusaha dengan segala upaya untuk bisa berbuat semaksimal mungkin agar Afiqa sembuh dan bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya.
”Nggak pernah lelah mas, memang saya orang nggak punya, tetapi dengan segenap tenaga segala upaya akan saya lakukan. Saya hanya ingin anak saya sembuh seperti anak-anak lain,” tutur Novi dengan air mata berlinang.
Ia berharap buah hatinya dapat tumbuh seperti anak lainnya. Namun kondisi Afiqa saat ini jangankan untuk bermain, membalikkan badan pun tak mampu.
“Saya berterima kasih pada pihak rumah sakit sudah mau merawat Afiqa. Berat badannya yang turun sampai 6,2 kg sekarang sudah naik 2 ons. Saya sangat berharap ada uluran tangan dari pemerintah daerah supaya Afiqa bisa sembuh,” tutup Novi. Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak rumah sakit yang bisa dimintai keterangan terkait penyakit yang di idap Afiqa. (Mozes)