Metro – Polres Metro akan menerjunkan 300 personil mengamankan aksi demonstrasi Pedagang Kaki Lima, LSM, organisasi mahasiswa, Senin (23/10/2017). Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Kompol M Reza Chairul Akbar Sidiq saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (22/10).
“Iya besok kita amankan, kurang lebih 300 personil kita turunkan,” ucapnya.
Sementara itu Ketua HPKLM Azwan Syairulloh menerangkan, dalam aksi tersebut tiga titik lokasi orasi yang menjadi target para PKL. Pemkot Metro, Kejaksaan, dan DPRD.
“Rute kita nanti orasi di pemkot, lalu kita ke kejaksaan untuk menyampaikan aspirasi kami terkait dugaan keberpihakan kadis pasar kepada pengembang untuk mencari keuntungan dan supaya kejaksaan juga ikut memeriksanya. Kemudian kami berlanjut ke kantor DPRD sebagai wakil kami Rakyat Metro,” bebernya, Minggu (22/10/2017).
Dalam aksinya, mereka berencana akan melakukan pembakaran terhadap patung yang di kenakan baju Barisan Siap Menangkan (BSM) Pairin Djohan (Paidjo) dan atribut kampanye berupa kaos bergambar Wali dan Wakil Walikota Metro.
“Kita akan konsen di Pemkot Metro, kita akan aksi bakar replika pairin dan baju-baju kampanyenya dulu. Kami sudah kecewa, yang jelas kami akan menagih semua janji-janjinya saat kampanye dahulu. Kalau pak Pairin enggak mau menurunkan pak Leo sebagai Kadis Pasar, maka kami yang akan meminta pak pairin turun dari jabatan Wali Kota Metro,” ketusnya.
Terpisah, Sekretaris Pc PMII Kota Metro Mustafa membenarkan hal tersebut. Ia mengaku pihaknya akan mengerahkan massa sebanyak 200 orang mahasiswa.
”Aksi damai ini semata-mata aksi solidaritas untuk membela rakyat kecil. Itu menyusul atas kebijakan Walikota Metro yang dinilai tidak pro rakyat,” tandasnya. (Ap)