www.tabikpun.com, Pringsewu – Ormas GMPP mendatangi dan menduduki Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pringsewu. Kedatangan GMPP ingin mempertanyakan dicabutnya banner peraga oleh Satpol PP pada aksi masyarakat yang menuntut Pemprov Lampung memperhatikan buruknya kondisi infrastruktur jalan.
Pencopotan banner oleh Satpol PP yang belum jelas alasannya menuai berbagai opini dari masyarakat. Menyikapi perbuatan tersebut, akhirnya koordinator aksi melaporkan persoalan tersebut kepada Polsek Pringsewu.
“Entah sebab apa Satpol PP melepas dan mencabut banner yang sudah dipasang oleh GMPP dan warga masyarakat. Saya sebagai korlap aksi merasa kecewa dengan ulah Satpol PP yang sudah nencabut banner tersebut. Saya dan masyarakat tidak terima dengan cara pencopotan tersebut. Saya akan melaporkan permasalahan ini kepihak yang berwajib karena kami sebelum melakukan aksi ini sudah mengurus semua perizinan baik ke Polsek ataupun Polres,” tegas Mitha Korlap aksi.
Pantauan tabikpun.com, setelah dilakukan mediasi dengan kepolisian, akhirnya masa aksi GMPP membubarkan diri dengan pengawalan dari anggota polsek pringsewu dan polsek Gading rejo. Dan semua berjalan dengan aman dan tertib.
“Tadi ada mas mobil kendaraan Satpol PP yang berhenti disini dan turun dua orang yang berpakaian bebas terus mencopot dan melepas spanduk yang sudah dipasang,” terang salah satu pengendara yang melintas.(Nanang)