Bawa Keranda Mayat, Mahasiswa Demo Walikota Metro     

www.tabikpun.com, Metro – Kali ketiga mahasiswa di Bumi Sai Wawai menggelar demonstrasi di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Jumat (26/5). Dengan tuntutan yang sama, ratusan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam (IAI) Agus Salim meminta kejelasan nasib serta meminta Walikota Metro meminta maaf secara langsung kepada publik atas ucapan di media massa yang dinilai arogan.

Aksi kali ini, mahasiswa membawa alat peraga yang dibuat menyerupai keranda mayat sebagai simbol matinya pendidikan di kota pendidikan.”Dengan Keranda mayat ini, kami ingin menyampaikan bahwa  pendidikan telah mati di Kota Metro yang memiliki visi sebagai Kota Pendidikan,” ujar Amry salah seorang peserta demo.

Ratusan mahasiswa pun mempertanyakan kejelasan status Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Metro dan IAI Agus Salim tempat mereka menuntut ilmu. Selain keranda mayat, mahasiswa pun membawa spanduk bertuliskan #save pendidikan di Metro, Kuliah Umum di Pemkot Metro.

Pantauan di lokasi, setelah menduduki Tugu Pena, mahasiswa beranjak ke depan Kantor Pemkot Metro menyuarakan aspirasi. Terlihat anggota Polres Metro dan Satpol PP Kota Metro mengamankan jalannya demonstrasi. (Ap)

Redaksi TabikPun :