Beberapa Jabatan Kepala OPD Lowong di Metro Segera Dilelang

Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo usai acara Sertijab Kepala Dinas Pendidikan setempat, Senin (4/10/2021). (Adi)

METRO – Menanggapi permintaan Komisi I DPRD Kota Metro, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro segera melakukan seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan, pihaknya sedang melakukan persiapan untuk lelang jabatan yang kosong, setelah mendapat rekomendasi dari KASN.

“Jadi, sesuai rekomendasi KASN dan aturan, itu rolling dulu atau mutasi, baru boleh diadakan lelang jabatan. Tidak boleh bareng. Nah, untuk jabatan itu eselon II yang kosong itu sekitar 5 atau 6. Saya datanya lupa, contohnya seperti Kadis Kominfo,” katanya usai Sertijab di Dinas Pendidikan setempat, Senin (4/10/2021).

Ia mengaku, seleksi terbuka bagi siapapun ASN yang berminat. Namun, harus sesuai dengan sejumlah persyaratan. Diantaranya pernah menduduki jabatan dan bekerja setara dengan diklatpim 3.

“Tidak menutup kemungkinan diikuti oleh orang luar Metro. Karena lelang kan memang dilakukan secara terbuka. Tapi tentu kami harapkan berasal dari Metro. Karena akan lebih memahami wilayah,” bebernya.

Dijelaskannya, lelang terbuka akan segera diumumkan dalam waktu dekat. “Kemungkinan Jumat ini sudah bisa diumumkan. Nanti kami informasikan lebih lanjut. Pastinya diumumkan berikut persyaratan-persyaratan,” pungkasnya.

DPRD Metro Minta Pemerintah Setempat Isi Jabatan Kosong

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRR Kota Metro Amrullah meminta pemerintah setempat untuk mengisi sejumlah jabatan eselon II yang kosong di instansi Bumi Sai Wawai.

“Kemarin kan ada pelantikan. Dan ada beberapa jabatan kosong. Jangan sampai ini berdampak pada ASN kita tidak bisa bekerja secara maksimal. Terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” kata dia di ruangannya, Senin (4/10/2021).

Apalagi, lanjutnya, dalam beberapa waktu ke depan Pemkot dan DPRD Kota Metro akan membahas APBD 2022. Itu perlu pejabat definitif untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan anggaran.

“Kalau untuk masalah berkaitan SDM ASN, saya rasa Plt tidak masalah. Tapi akan berbeda kalau soal anggaran. Tentu lebih maksimal jika pejabat yang sudah definitif (Kadis). Karena berkaitan langsung juga dengan visi misi Metro,” beber Amrullah.

Sebab itu, pihaknya mendorong Pemkot Metro untuk segera mengisi jabatan-jabatan eselon II yang saat ini kosong. Pun dengan jabatan Lurah kosong, sebagai ujung tombak pemerintah.

“Dan kita ingatkan juga jangan sampai rangkap jabatan untuk Plt. Karena bisa mengganggu efektivitas kerja. Kalau kita lihat, cukup banyak PNS Kota Metro yang layak menempati posisi-posisi tersebut. Silahkan itu diberdayakan, dari pada kosong,” terangnya.

Sehingga roda pemerintahan bisa berjalan secara maksimal, terutama untuk memberi pelayanan pada masyarakat. “Untuk eselon II, jika seleksi terbuka, ya segera digelar secara terbuka. Jadi masyarakat juga tahu jejak calon pimpinan,” pungkasnya.

Diketahui, jabatan eselon II kosong di Kota Metro di antaranya Kepala Bappeda, Kepala Diskominfo, Asisten I, dan staf ahli. (Adi)

Redaksi TabikPun :