News Way Kanan

Bekuk Satu Tersangka, Polres Way Kanan Ungkap Tiga Perkara Sekaligus

Tekab 308 dan Satresnarloba Polres Way Kanan berhasil meringkus pelaku penganiayaan (menghadap kebelakang). (Dian Pirasta)

WAY KANAN – Tekan 308 bersama Satnarkoba Polres Way Kanan berhasil mengamankan pelaku penganiayaan terhadap Suroto berinisial EJ. Dari tangan pelaku juga berhasil diamankan sepucuk senjata api rakitan berikut lima amunisi aktif dan dua paket sabu.

Kapolres Way Kanan, AKBP Andy Siswantoro melalui AKP Yuda Wiranegara mengatakan,  pengungkapan berawal saat Satnarkoba Polres Way Kanan mendapat informasi masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkoba. Sehingga sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis 09 Mei 2019, Tim Tekab 308 bersama Satnarkoba Polres Way Kanan melakukan penyelidikan.

“Kemudian didapatkan seorang pelaku yang sedang berada di pos ronda di Kampung Runyai Kecamatan Bumi Agung. Pada saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri dan membuang sebungkus kotak rokok yang berisi 2 paket sabu-sabu namun berhasil diamankan tanpa perlawanan,” urainya.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari tangan EJ. (Dian Pirasta)

Ketika dilakukan penggeledahan, lanjutnya, ditemukan satu pucuk senjata api rakitan (senpira) berwarna silver dengan 5 butir amunisi aktif dan 1 amunisi sudah diledakkan. Usut punya usut, ternyata EJ (35) warga Kampung Runyai Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan, adalah pelaku penganiayaan atau pengroyokan yang terjadi di Dusun Pulau Seribu Kampung Bumi Agung terhadap Suroto (37) warga Kampung Bumi Agung Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan pada, Rabu (6/2/2019) lalu.

“Saat itu, korban Suroto dihentikan oleh TSK EJ dan SI dengan menggunakan sepeda motor, kemudian EJ menampar telinga kiri dan kanan korban ditambah TSK IB mencekik dan menampar korban. Sehingga terlapor langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan,” tambah Kasat.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancamanan kurungan penjara maksimal tujuh tahun atas penganiayaan. Untuk Senpira akan diancam menggunakan pasal 1 ayat (1) undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Terkait narkoba, pelaku akan dikenai Pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dapat diancam dengan hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama dua belas Tahun.

“Pelaku EJ akan kita tindak tegas untuk kepemilikan senpi dan amunisi. Padahal, hal itu bertentangan dengan hukum. Termasuk dari mana mendapatkan ini juga akan kita dalami, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan guna penyidikan lebih lanjut,” tegasnya. (Dian)

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN