Lampung Tengah– Sungguh naas nasib Juliandi (24), Warga Kampung Rambutan, Jakarta Timur yang apes tertangkap basah oleh petugas Satpam saat melakukan pencurian Bawang Putih dipasar Bandar Jaya Plaza Lampung Tengah (BJP Lamteng).
Pencurian ini terjadi saat korban berbelanja barang dagangannya di Toko Sembako dan Hasil Bumi milik Nenggolan, dibelakang pasar BJP, Securiti yang sedang melakukan patroli rutin dipasar setempat memergoki pemuda itu pada Rabu dinihari, sekira pukul 05:00 WIB.
Berdasarkan keterangan pelaku, dirinya bisa sampai dipasar BJP ini, ketika hendak pulang ke Mesuji dari Jakarta. Karena kemalaman, dirinya terpaksa singgah dan minap di Masjid Istiqlal setempat untuk beristirahat. Seusainya Ba’da subuh, ia berniat main kebelakang pasar untuk berbelanja oleh-oleh untuk neneknya.
“Ya mas, rencana saya kebelakang pasar mau membelikan oleh-oleh buat nenek. Tapi duitnya gak cukup, jadi saya terpaksa mencuri bawang putih. Saya baru satu kali mencuri dipasar ini, saya janji tidak akan mengulangi perbuatan seperti ini lagi,”ujar Juliandi.
Sementara pihak korban Ari (35) warga Merapi, Kecamatan Seputih Mataram menyatakan, terkait masalah ini pihaknya tidak menuntut pelaku secara hukum, dan akan diselesaikan secara kekeluargaan.
“Masalah ini sudah kelar mas. Pihak Securiti dan Asosiasi pasar yang menyelesaikan secara kekeluargaan. Yang penting barang saya sudah kembali, dan pelaku juga sudah meminta maaf kepada saya,”katanya.
Sedangkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) PT. Gada Prtama Perkasa (GPP) Securiti pasar BJP Abdul Rajak mengatakan, jika dirinya beserta anggota Securiti tidak segera mengamankan pelaku pencurian ini, tidak tau lagi nasib Juliandi seperti apa, karena massa sudah ramai memukulinya.
“Saat kejadian, kita sedang malakukan patroli rutin untuk memastikan keamanan dipasar BJP. Untung saja pelaku segera kita amankan, kalau tidak massa sudah menghabisinya,”katanya.
Razak menuturkan, karena pihak korban tidak menuntut pelaku secara hukum dan meminta diselesaikan secara kekluargaan, jadi pihak Securiti dan Asosiasi pasar BJP memediasi persoalan ini.
“Pelaku sempat kita larikan ke Polsek Terbanggi Besar untuk diproses secara hukum. Karena korban tidak menuntut secara hukum terhadap pelaku, ya terpaksa persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku juga sudah kita buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,”tutur Razak.
Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Pasar BJP Lamteng Ariyadi menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Securiti yang telah berhasil mengamankan pelaku pencurian tersebut.
“Saya atas nama para pedagang mengapresiasi pihak Securiti yang telah berhasil menangkap pelaku pencurian ini. Kami harap kerjasama antara pihak Asosiasi dan Securiti dapat terus terjalin dengan baik dalam menangani semua persoalan yang ada dilingkungan pasar BJP.”ungkapnya. ( Mozes)