Berulang Kali Dilaporkan, Disdag Lampura Tak Kunjung Peroleh Solusi Penurunan Harga Kopi, Lada, dan Coklat

Kepala Disdag Lampura Wanhendri saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (Adi Susanto)

Lampung Utara – Dinas Perdagangan (Disdag) Lampung Utara (Lampura) terus berupaya mencari solusi turunya harga Kopi, Lada, dan Coklat.

Upaya dilakukan dengan melaporkan persoalan itu ke Pemerintah Provinsi Lampung hingga ke Pemerintah Pusat. Namun belum mendapatkan solusi.

Kepala Disdag Lampura Wanhendri menerangkan, penurunan tiga komoditas tersebut telah terjadi tiga tahun terakhir. Dampaknya sangat terasa oleh masyarakat di Lampura yang bermata pencaharian dibidang perkebunan.

”Persoalan ini terus kami laporkan ke Pemprov dan Pemerintah Pusat. Karena ini mengangkut daya beli yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat,” paparnya di ruang kerjanya, Jumat (7/9/2018).

Bukan hanya melapor ke Pemprov dan pusat, pihaknya pun menyampaikan persoalan tersebut ke Asosiasi Exporter kopi. Namun, jawaban yang ada selalu akan mencari trobosan atau langkah-langkah.

”Kami tidak akan bosan-bosan untuk menyampaikannya ke Provinsi mau pun pusat. Tetapi ini kaitannya dengan ekspor jadi butuh regulasi dari pengambil kebijakan yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :