TANGGAMUS- Seorang Pelajar disalah satu SMA Pekon Kebumen, Kecamatan Sumberejo Tanggamus nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Remaja ini diketahui bernama Aminurdin (16) dan jasadnya sudah ditemukan tergantung disebatang pohon kopi dibelakang pondok pesantren Darussalam, pekon Kebumen kecamatan Sumberejo, Sabtu, (11/2/17) sekitar pukul 22.00 Wib.
Jasad remaja ini pertamakalinya ditemukan Edi Susanto yang merupakan warga sekitar kejadian, Pelajar asal Pekon Sidomulyo Kecamatan setempat ini ditemukan sudah meregangkan nyawa sedang mengenakan seragam pramuka dalam posisi tergantung di pohon kopi setinggi Dua meter.
Guna penyidikan, Polisi terjun ke TKP mengevakuasi dan membawa mayatnya ke rumah sakit umum Kota Agung untuk dilakukan visum et repertum, dari keterangan dokter, korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 16.00 – 17.00 Wib.
Dari hasil pemeriksaan, dr. Haidir menyatakan, lidah korban menjulur dan kelamin korban mengeluarkan sperma serta anus mengeluarkan kotoran. diduga kuat pelajar malang ini meninggal akibat tersumbat saluran pernapasan. Selain itu, tidak ditemukan tanda lebam dan tanda penganaiyaan atau tanda kekerasan lainnya baik dari benda tumpul maupuan benda tajam.
Kepala Kepolisian Sektor Sumberejo, AKP Samsari, SH mendampingi Kapolres Tanggamus Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Mamora, S.Ik mengatakan, pihaknya datang kelokasi kejadian korban sudah tidak bernyawa.
Polisi melakukan pemeriksaan tas korban yang tercatat sebagai santri pondok pesantren Darussalam itu ditemukan buku harian yang berisi tulisan kekecewaan karena perasaaan cintanya ditolak wanita pujaan hatinya.
Saat ini jenazah Aminurdin telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. korban telah diserakan kepada keluarga. (dra)