CPU Eskavator Digasak Pencuri, Sampah di TPAS Tak Terkelola

Kepala UPTD TPAS Karangrejo, Supriyanto menunjukkan lokasi CPU dan Monitor pada Ekavator yang dicuri. (Angga)

METRO – Aktivitas pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Metro Utara harus berhenti sementara. Kondisi itu akibat hilangnya Monitor dan CPU Eskavator TPAS yang digasak oleh pencuri pada, Kamis (28/2/2019).

Kepala UPTD TPAS Karangrejo, Supriyanto, mengatakan, aksi pencurian alat eskavator tersebut baru disadari oleh jajarannya pada saat ingin mengoperasikannya, yaitu pada, Kamis (28/2/2019) pagi. Diperkirakan aksi pencurian terjadi pada Kamis malam.

“Kalau nilai itu lumayan mahal. Sekitar Rp 150 juta an barunya. Dan kita perkirakan pelaku sudah ahli ya. Karena semua dibuka satu persatu. Jadi pasti profesional, karena sangat paham. Ada petugas jaga, tapi kan di dalam kantor,” tukasnya.

Namun demikian, kerugian bukan hanya berdampak secara materi. Karena petugas TPAS tidak bisa mengelola sampah. Akibatnya tumpukan sampah semakin banyak. Dimana setiap hari TPAS Karangrejo menerima 200 kubik sampah.

“Ini belum kerja kita. Kalau laporan sudah. Ke pimpinan dan kepolisian tadi sudah cek. Cuma yang jadi masalah, sampah menumpuk ini. Karena tidak bisa kita apa-apakan. Ini saja sudah sampai depan pagar tumpukannya,” jelasnya.

Ia mengaku, ada dua eskavator yang dimiliki TPAS Karangrejo. Namun keduanya tidak bisa beroperasi. Satu karena mesin dicuri, satu lagi dikarenakan sedang dalam masa perbaikan.

“Kalau solusinya, kita sudah sampaikan ke pimpinan, untuk sementara waktu ini akan menyewa dulu. Memang cukup mahal, karena per hari bisa sampai Rp 3 juta rupiah. Karena hitungannya per jam,” tukasnya. (Red)

Redaksi TabikPun :