WAY KANAN – Satu demi satu terkuak adanya dugaan Pungli di Instansi Badan Kepegawaian Daerah Way Kanan. Setelah adanya pemberitaan tentang adanya dugaan pungli yang menimpa salah satu ASN setempat mengurus duplikat SK, kini muncul lagi keluhan.
Keluhan tersebut diutarakan Sahdana Dumas, yang tak lain seorang anggota dewan perwakilan daerah ( DPRD) kabupaten way kanan. Dalam komunikasi via telpon selulernya kepada tabikpun.com mengaku, bahwa istrinya pun pernah mengalami hal serupa, namun belum sampai terjadi adanya transaksi dugaan pemerasan namun hanya sebatas dipersulit dalam pengurusan berkas.
“Saya apresiasi sekali mas terkait berita yang baru diterbitkan itu, karena istri saya kan seorang guru PNS juga pernah mengalami hal tersebut. Dipesulit dalam pengurusan berkas dilempar sana sini, dari BKD ke dinas dari dinas ke BKD, sedangkan jarak tempuh dari rumah ke kantor pemda cukup jauh “terang Sahdana”.
Dia menambahkan, akan membahas temuan ini ke DPRD tempatnya bekerja . Pasalnya, hal tersebut sudah kerap kali terjadi, namun sejauh ini tidak ada yang berani melapor.
“Hari senin kami akan panggil kepala BKD ke dewan untuk membahas ini, disitu nanti akan saya buka semua dihadapan seluruh anggota DPRD beberapa temuan saya di lapangan terkait bobroknya pelayanan di BKD. Karena bukan AT saja yang mengalami hal tersebut bahkan istri saya sendiripun pernah mengalaminya. Tukasnya.
Sahdana panggilan akrab dari fraksi PDIP itu menambahkan, agar AT segera melapor ke pihak kepolisian supaya hal ini di proses melalui jalur hukum. Dia juga berjanji siap mendampingi dan menggiring kasus ini sampai di pengadilan. ( Dian F)