Tanggamus – Kimsiong yang dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Pugung Polres Tanggamus berhasil ditemukan. Namun sayang, kakek berusia 70 tahun itu ditemukan warga telah tewas mengapung di aliran Sungai Merabung Kecamatan Pugung, Sabtu (11/11/2017).
Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik., M.Si., Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda, S.Sos., mengatakan, awalnya korban ditemukan oleh Pomo (56) dan Umar (32) warga Dusun Merabung 3 Pekon Banjar Agung Pugung, Sabtu (11/11/17) sekitar pukul 13.20 WIB.
“Kedua saksi melihat korban sudah terapung posisi telungkup, posisi korban berada di sebrang, sehingga Pomo melintasi sungai untuk memastikan. Setelah diketahui benar mayat, saksi langsung memberitahukan keluarga korban,” kata Ipda Mirga Nurjuanda.
Mendengar kabar tersebut, petugas bersama masyarakat, aparatur pekon, dan Uspika melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.”Saat dievakuasi jenazah sudah dalam keadaan bengkak dan mengeluarkan bau serta kulit terkelupas,” jelas Kapolsek.
Saat ini jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga pun meminta agar jenazah korban langsung dimakamkan di TPU Pekon Tangkit Serdang.
“Sekitar pukul 15.00 WIB jenazah korban diserahkan kepada keluargnya. Pihak keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi,” jelas dia.
Sebelumnya Kamsiong, kakek berusia 70 tahun dengan ciri-ciri, tinggi 165 cm, kepala agak botak, mata sipit, kulit kuning langsat, jari sebelah kanan putus 3 jari (jari kelingking, manis, tengah) dan agak tuli merupakan warga Dusun Tangkit Serdang III Pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung Tanggamus dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak, Kamis (9/11/17).
Tindakan kepolisian yang telah dilakukan dengan mengecek TKP terakhir korban mandi, meminta keterangan saksi-saksi dan bersama masyarakat menyisir sungai.
“Korban diduga hanyut karena saat kejadian sungai sempat banjir dikuatkan keterangan saksi yaitu Kadus Kampung Baru Suratman yang melihat kakek tersebut sedang mandi di Sungai Way Merabung Pekon Tangkit Serdang,” tandasnya. (Nanang)