Dinding Rusunawa Pringsewu Mulai Retak, Kadis PUPR : Rusunawa Belum Diserah Terimakan

Berdiri megah dengan 5 lantai dan 120 kamar, Rusunawa di Pringsewu hingga kini belum berpengghuni. (Nanang)

Pringsewu – Bangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Pringsewu mulai mengalami keretakan. Proyek bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kemen-PUPera) itu diketahui rampung pada 2017 lalu menelan anggaran Rp 30 miliar pada APBN 2017.

Pantauan tabikpun.com, terdapat keretakan memanjang setiap bawah jendela. Retakan dengan lebar sekitar 2 mm juga terlihat pada bagian kanan dan belakang gedung, menambah kuat dugaan buruknya kualitas bangunan tersebut.

Dalam hal ini retak struktur dikategorikan sebagai retak yang cukup berbahaya terhadap kestabilan suatu bangunan untuk tetap dapat berdiri secara kokoh. Kepala Dinas PUPR Pringsewu Andi Purwanto mengaku, Rusunawa belum menerima penyerahan dari Kemeterian atau pihak ketiga yang mengerjakan bangunan tersebut.

“Kami belum menerima penyerahan dari kementrian atau pihak ke tiga yang mengerjakan bangunan. Memang dinas PUPR sudah dikabari untuk penyerahan gedung tersebut akan tetapi karena saat itu lagi menghadapi situasi hari raya sehingga belum ditindak lanjuti,” bebernya saat dikonfirmasi, Senin (6/8/2018).

Terkait penyerahan Rusunawa, lanjut dia, pihaknya tidak akan gegabah sebelum melakukan crosschek terlebih dahulu terhadap bangunan dan berbagai fasilitas. Baik dari air Pam, Listri, dan lain lain, jangan sampai nanti para penyewa Rusunawa komplain karena keadaan gedung rusunawa.

”Sebagian gedung yang retak juga harus dibenahi dulu, biar para penyewa kelak merasa aman. Perbubnya juga belum diketahui, kalau jalan keluar masuk sudah direncanakan tinggal pelaksanaan,” tutupnya. (Nanang)

Redaksi TabikPun :