Lampung Utara News

Doyan Sabu, Empat Pemuda Curi Burung Murai Batu

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Mukhamad Hendrik  Apriliyanto. (Adi Susanto)

LAMPUNG UTARA – Narkoba merusak mental seseorang ternyata bukan hisapan jempol belaka. Terbukti, empat pemuda di Lampung Utara (Lampura) gelap mata hingga mencuri burung untuk bisa membeli narkoba.

Lantaran doyan narkoba jenis sabu, empat tersangka ini mencuri burung jenis Murai Batu seharga Rp 18 juta milik Edi Sutrisno, warga Kelurahan Kota Gapura, Kotabumi Lampung Utara pada malam hari. Akhirnya para pelaku diamankan petugas Satuan Reserse kriminal  dan Satuan Intelkam Polres Lampung Utara, di tempat yang berbeda, Kamis (11 /04/2019).

Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Mukhamad Hendrik Apriliyanto mengatakan, ke empat tersangka diringkus lantaran mencuri seekor Burung Murai Batu, milik Edi Sutrisno. Korbanpun langsung melaporkan pristiwa itu ke polisi pada 30 Maret 2019 usai kejadian.

”Harga burung itu senilai Rp 18 Juta rupiah. 2 Tersangka berperan sebagai pencuri, sedangkan 1 pemberi printah dan 1 lagi seorang penada,” katanya, Jumat (13/4/2019).

Menurut pengakuan dri keempat tersangka, uang dari hasil pencurian tersebut digunakan untuk membeli barang narkoba jenis sabu-sabu.

“Uang hasil pencurian digunakan untuk beli sabu,” tutupnya. (Adi)

Narkoba merusak mental seseorang ternyata bukan hisapan jempol belaka. Terbukti, empat pemuda di Lampung Utara (Lampura) gelap mata hingga mencuri burung untuk bisa membeli narkoba.

Lantaran doyan narkoba jenis sabu, empat tersangka ini mencuri burung jenis Murai Batu seharga Rp 18 juta milik Edi Sutrisno, warga Kelurahan Kota Gapura, Kotabumi Lampung Utara pada malam hari. Akhirnya para pelaku diamankan petugas Satuan Reserse kriminal  dan Satuan Intelkam Polres Lampung Utara, di tempat yang berbeda, Kamis (11 /04/2019).

Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Mukhamad Hendrik Apriliyanto mengatakan, ke empat tersangka diringkus lantaran mencuri seekor Burung Murai Batu, milik Edi Sutrisno. Korbanpun langsung melaporkan pristiwa itu ke polisi pada 30 Maret 2019 usai kejadian.

”Harga burung itu senilai Rp 18 Juta rupiah. 2 Tersangka berperan sebagai pencuri, sedangkan 1 pemberi printah dan 1 lagi seorang penada,” katanya, Jumat (13/4/2019).

Menurut pengakuan dri keempat tersangka, uang dari hasil pencurian tersebut digunakan untuk membeli barang narkoba jenis sabu-sabu.

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

PASANG IKLAN ANDA DISINI