METRO – Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Metro, Dra. Purwaningsih, diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah. Pemberhentian tersebut disinyalir dampak dari polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sempat bergejolak pada Juli 2022 lalu.
Informasi yang didapat, Dra. Purwaningsih diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala SMA Negeri 1 Metro, dan digantikan oleh Awet Setiawan, yang berperan sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Sementara Wanita yang akrab disapa Ibu Ipung tersebut kini menjadi guru Bimbingan dan Konseling (BK) pada SMA Negeri 4 Kota Metro.
Saat diwawancarai awak media terkait dengan perpindaham dirinya apakah buntut dari polemik PPDB yang sebelumnya menjadi sorotan publik, Dra. Purwaningsih bungkam.
“No komen,” singkatnya sambil tertawa mengawali wawancara dengan awak media sebelum pelaksanaan Sertijab di lingkungan SMA Negeri 1, Senin (8/8/2022).
Meskipun begitu, wanita yang kini menjadi mantan Kepala SMAN 1 Metro tersebut menilai pemberhentiannya dari jabatan merupakan tugas dari pimpinan.
“Opini silahkan, menduga silahkan, tidak ada kewenangan kita menghentikan dugaan apapun. Yang jelas sesuai dengan putusan pimpinan, saya ditempatkan di tempat tugas yang baru,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa dirinya akan menjalankan tugas baru sebagai guru BK di SMA Negeri 4 Kota Metro mulai hari ini.
“Iya sebagai guru BK, SK sudah keluar dan hari ini mulai masuk setelah Sertijab. Langkah selanjutnya tentu bekerja dengan baik, ditempatkan di manapun yang namanya ASN harus siap bekerja,” ujarnya.
Kepada media, ia juga menyampaikan pesan yang ditujukan untuk penggantinya serta para guru SMA Negeri 1 Metro untuk membangun prestasi yang lebih baik.
“Insya Allah, mohon doanya, di mana pun bekerja itu adalah tempat kita yang baru untuk mengabdikan diri. Pesan lain tidak ada, jaga sekolah secara baik agar lebih berprestasi. Itu untuk semuanya,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dra. Purwaningsih mengaku sedih harus meninggalkan sekolah yang telah dipimpinnya selama lima tahun terakhir.
“Kalau ditanya sedih, ya pasti sedih karena berproses sudah lama. Saya alumni SMA Negeri 1 Metro tahun 83, dan saya kembali ke SMA 1 tahun 91, berarti kan sudah lama dan sebagian hidup saya ada di sini. Saya 5 tahun kepala sekolah, dan saya siap tugas di tempat yang baru,” katanya.
Diketahui, pada Jum’at (8/7/2022), terjadi polemik PPDB SMA Negeri 1 Metro yang mana terdapat sekelompok masyarakat menpertanyakan transparansi pada proses penerimaan siswa baru.
Diduga, pemberhentian Dra. Purwaningsih sebagai Kepala SMA Negeri 1 Metro oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung bermuara dari hal tersebut. ( **)