METRO – Dua oknum Anggota Lantas Polres Metro berinisial Bripka. R dan Brigadir. F diisukan terkena Oprasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Propam Paminal Mabes Polri, sekira pukul 10.00 WIB rabu kemarin, (21/06).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Polres Metro, Kompol. H. M Reza Chairul Anwar Sidiq belum mengetahui terkait informasi Dugaan OTT tersebut.
“Saya belum tau informasinya, justru saya tau dari kalian ini, cuma nanti coba kita cek dulu kebenaranya, karena saya belum dapatkan informasi itu” kata Reza saat di konfirmasi awak media diruang kerjanya, Kamis (22/6).
Dalam wawancara bersama awak media, Kompol. Reza menghimbau kepada seluruh masyarakat, maupun rekan -rekan media agar tidak terprofokasi atas informasi yang belum dapat dipertanggung jawabkan.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan juga rekan – rekan media untuk tidak terburu buru mengaploud, memberitakan hal yang belum dapat dipertanggung jawabkan kebenaranya. Jadi diminta untuk mencari dulu kebenaranya seperti apa, karena saya sendiri nggak tau informasi adanya OTT terhadap anggota kita disini, justru dari kalian ini saya baru tau info itu” Jelas Reza dengan tetap tersenyum didepan beberapa awak media.
Dari informasi berhasil didapat, diduga pada 21 Juni 2017 sekitar pukul 10.00 WIB di Satuan Pembuatan SIM Polres Metro, Telah terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) bertempat di Satpas SIM Polres Metro. Operasi Tangkap Tangan tersebut dilakukan oleh Tim Propam Paminal Mabes Polri yang dipimpin oleh Kompol Yudi.
Adapun kronologisnya, diduga Bripka. R dilakukan OTT dengan cara TIM Paminal Mabes Polri menyamar sebagai masyarakat pemohon SIM, dan meminta bantuan kepada Bripka. R, Bripka Rizal meminta sejumlah uang dan pada saat penyerahan uang tersebut dilakukanlah Operasi Tangkap Tangan.
Berikutnya, dugaan juga di tujukan ke Brigadir. F yang dilakukan OTT dengan cara menggunakan barang bukti foto, pada saat Brigadir. F menerima sejumlah uang dari Pemohon SIM maka difotolah kegiatan tersebut.
Setelah itu diduga kedua belah pihak melakukan pertemuan antara TIM Paminal Mabes Polri dan Kasat Lantas polres Metro, sehingga terjadi kesepakatan penyelesaian dengan secara kekeluargaan. Kini kedua tersangka tidak ditahan dan telah berada dirumah masing-masing.
Sementara itu menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Metro AKP. Zainal Abidin membenarkan, terkait dugaan adanya anggota Sarpas Polres Metro yang terjaring Operasi sapu bersih oleh tim propam Paminal Mabes Polri, pada Rabu (21/6), 11.00 Wib kemarin.
Namun dalam hal ini, dirinya membantah bila hal itu merupakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) karena menurutnya itu merupakan operasi sapu bersih. Dirinya juga enggan memberikan komentar lebih jauh terkait hal tersebut, karena belum mendapat perintah dari Kapolres Metro AKBP. Rali Muskitta, S.Ik. untuk menjelaskan permasalahan tersebut.
“Saya tidak berani berstatmen, itu silahkan langsung kepada pak Kapolres, kecuali ada perintah beliau ke saya untuk memberi penjelasan masalah itu” ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Metro AKBP. Rali Muskitta membantah bila telah terjadi dugaan OTT dari mabes Polri terhadap Anggotanya di jajaran sat lantas polres setempat.
“Hehehe yang benar itu ada anggota dari mabes yang melakukan pengecekan dan pengawasan ke tempat tempat pelayanan supaya tidak terjadi pungli terutama menjelang Lebaran,” tandasnya saat dikonfirmasi tabikpun.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (22/06). (ap)