Fakta Sesungguhnya yang Dirasakan Rombongan Reuni 212 Asal Kota Metro

Fikri, salahsatu dari rombongan asal Kota Metro Lampung ikut menghadiri reoni 212 di Tugu Monas Jakarta. (Ist)

JAKARTA– Fikri, salahsatu dari rombongan asal Kota Metro Lampung ikut menghadiri reuni 212 di Tugu Monas Jakarta. Dirinya menceritakan ia bersama rombongan tiba di Jakarta dan memasuki Monas sekitar pukul 21.00 WIB.

Ia mengaku awalnya cukup tegang lantaran pintu yang dibuka adalah pintu yang kecil sehingga agak berebut berdesakan dan bahkan mereka dapat infomasi harus menunjukan KTP. Namun info tersebut hanya Hoax alias infomasi bohong, hal itu ditepis dan disangkal oleh gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan pada sambutan acara tersebut.

Fikri menjelaskan, setibanya mereka di Monas pada pukul 02.00 WIB, kondisi gelombang pengunjung membludak. Acara pun dimulai pada pukul 03.00 WIB, diawali dengan sholat tahajud, zikir dan dilanjutkan sholat subuh berjamaah dengan jutaan jamaah.

“Sungguh luar biasa sholat dan zikir pun dengan penuh hikmat terharu dan tidak sedikit jamaah meneteskan air mata ketika berdoa yang berisi untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia agar kedepannya dipimpin oleh pemimpin yg adil untuk kepentingan rakyat,” ungkap Fikri.

Usai menjalani berbagai kegiatan ibadah, sekira pukul 6 pagi gelombang pengunjung kian memadati dan tidak tertampung di area Monas. Kegiatan zikir, tausiyah pun terus berlanjut. Acara juga diselingi dengan orasi guna menyemangati para jamaah demi persatuan dan kesatuan bangsa.

“Seribu makna yang didapat, selain bangga bisa bersiliaturahmi dengan sesama diseluruh Indonesia, juga menunjukkan persatuan dan kesatuan hingga tidak terjadi kericuhan dan berlangsung tertib dan damai,” ujar Fikri.

Dalam acara tersebut dihadiri Ketua dan wakil MPR, wakil DPR RI, Gubernur DKI Jakarta serta calon presiden RI Prabowo Subianto, dan sejumlah alim ulama tak terkecuali juga berbagai tamu dari lintas agama. (Citizen Jurnalist)

Fikri menjelaskan, setibanya mereka di Monas pada pukul 02.00 WIB, kondisi gelombang pengunjung membludak. Acara pun dimulai pada pukul 03.00 WIB, diawali dengan sholat tahajud, zikir dan dilanjutkan sholat subuh berjamaah dengan jutaan jamaah.

“Sungguh luar biasa sholat dan zikir pun dengan penuh hikmat terharu dan tidak sedikit jamaah meneteskan air mata ketika berdoa yang berisi untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia agar kedepannya dipimpin oleh pemimpin yg adil untuk kepentingan rakyat,” ungkap Fikri.

Usai menjalani berbagai kegiatan ibadah, sekira pukul 6 pagi gelombang pengunjung kian memadati dan tidak tertampung di area Monas. Kegiatan zikir, tausiyah pun terus berlanjut. Acara juga diselingi dengan orasi guna menyemangati para jamaah demi persatuan dan kesatuan bangsa.

“Seribu makna yang didapat, selain bangga bisa bersiliaturahmi dengan sesama diseluruh Indonesia, juga menunjukkan persatuan dan kesatuan hingga tidak terjadi kericuhan dan berlangsung tertib dan damai,” ujar Fikri.

Dalam acara tersebut dihadiri Ketua dan wakil MPR, wakil DPR RI, Gubernur DKI Jakarta serta calon presiden RI Prabowo Subianto, dan sejumlah alim ulama tak terkecuali juga berbagai tamu dari lintas agama. (Citizen Jurnalist)

Redaksi TabikPun :