FB Kapolres Metro Diretas, Pelaku Mulai Hubungi Teman FB Meminjam Uang

Modus percakapan peretas FB Kapolres saat mencoba menipu korbanya. (Arby Pratama)

Metro – Bagi sahabat dunia maya yang berteman dengan Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik di Facebook jangan percaya apabila dimintai sejumlah uang. Pasalnya, akun pribadi milik Kapolres Metro telah diretas dan pelaku mulai mengirimkan pesan meminjam sejumlah uang dengan berbagai alasan.

Hal tersebut dialami oleh wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Metro Fredy Sandi yang dimintai sejumlah uang melalui pesan inbox di Facebook pada, Kamis (18/1/2018). Mengawali obrolan dengan menanyakan keberadaan, akun FB Kapolres Metro mencoba meminjam sejumlah uang kepada Fredy dan meminta Fredy mengirimkan uang tersebut ke rekening komandanya.

“Hari ini kejadianya. Sekitar pukul 07.00 WIB FB Kapolres inbox saya tanya posisi dimana. Saya tanggapi, karena saya lihat foto-foto yang ada di wallnya kegiatan selama ini, jadi saya tidak curiga. Lama kelamaan kok Kapolres mau pinjam saldo dengan alasan mau transfer komandanya. Saya tanyakan mau pinjam berapa, dia bilang pinjam Rp 5 juta. Wah kalau segitu saya tidak ada, kata saya begitu. Kemudian enggak bales lagi sampe sekarang,” ungkapnya, Kamis (18/1/2018).

Sementara Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik membenarkan bila akun tersebut merupakan akun asli miliknya. Namun pada pagi tadi akun tersebut diretas oleh orang yang tak bertanggungjawab.

“Betul mas, tadi pagi diretas. Nipu dengan modus minjem uang dan transfer ke rekening,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (18/1/2018).

Kapolres Metro akan melaporkan atas peretasan terhadap akun FB miliknya ke cyber crime Polres Metro.
“Saya akan coba untuk telusuri siapa yang retas dan laporan ke cyber crime, Pemberitahuan juga kepada teman-teman FB untuk berhati-hati kalau ada indikasi penipuan dengan menggunakan akun nama umi fadilah astutik,” ucapnya.
Dirinya mengimbau kepada pengguna media sosial FB untuk segera mengganti password guna menghindari peretasan akun.
“Menghimbau kepada pengguna akun fb atau medsos hendaknya segera ganti passwordnya untuk menghindari peretasan akun,” tandasnya. (Ap)
Redaksi TabikPun :