Fraksi PDI-P Minta TPP Dicairkan 100 Persen

Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Didik Isnanto. (Red)

METRO – Fraksi PDI-P DPRD Kota Metro meminta Wali Kota mencairkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) 100 persen.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Fraksi PDI-P DPRD Kota Metro, Didik Isnanto. Ia bersama fraksinya sepakat mendorong Wali Kota mengeluarkan kebijakan pembayaran TPP ASN sebesar 100 persen.

“Kami dari fraksi PDIP Perjuangan mendorong dan mendukung agar wali kota mengeluarkan kebijakan untuk TPP. Karena TPP itu adalah reward bagi para ASN yang berprestasi dan bekerja keras untuk Kota Metro,” kata dia saat dikonfirmasi di Kantor DPC PDIP Kota Metro, Sabtu (25/6/2022).

Didik juga menyarankan agar Wali Kota memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan evaluasi terhadap rencana kegiatan yang hanya bersifat seremoni.

“Apalagi kegiatan yang tidak berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat dan malah terkesan menghamburkan anggaran, itu tolong di evaluasi,” ucapnya.

Anggota DPRD Dapil Metro Utara itu juga menekankan agar Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo dapat berkomunikasi intens dengan Wali Kota agar mau mengeluarkan kebijakannya.

“Jadi intinya Fraksi PDI Perjuangan hari ini mendorong Wali Kota agar mengeluarkan tunjangan TPP sesuai ketentuan 100 persen yang harus diperoleh para ASN, tanpa terkecuali. Kasihan teman-teman ASN di Disdukcapil, tenaga kesehatan, di Dinas Lingkungan Hidup yang bekerja setiap hari, serta semua ASN yang bekerja sungguh-sungguh dalam melayani masyarakat Kota Metro,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya memberikan apresiasi atas peran anggota dewan di Metro yang memperjuangkan hak ASN atas TPP.

“Terima kasih banyak jika DPRD hari ini benar-benar memperjuangkan kepentingan pegawai. Karena asal tau saja mas, TPP itulah yang saya dan mungkin banyak pegawai andalkan untuk memenuhi kebutuhan,” ujarnya.

Pria yang merupakan ASN disalah satu unit pelayanan di Metro itu bercerita bahwa TPP merupakan satu-satunya penghasilan yang didapat dari pemerintah dan bisa dinikmati oleh keluarganya.

“Karena mungkin sudah menjadi rahasia umum, SK kami sudah digadaikan di Bank, dan dari TPP itulah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, anak sekolah dan lainnya. Walaupun mungkin bagi sebagian pegawai TPP itu belum cukup, namun itulah yang membantu kami,” bebernya.

“Jika TPP itu tidak dibayarkan 100 persen, dikurangi nilainya atau malah tidak sama sekali ya kami harus bagaimana lagi, mungkin inilah catatan buruk yang harus diterima pegawai ASN di Metro saat ini,” imbuhnya.

Kini dirinya hanya berharap agar Pemkot Metro dapat mencairkan TPP secara penuh kepada para ASN sesuai dengan kinerjanya.

“Kalau soal harapan, kami tidak berharap banyak kok, tolong berikan TPP pegawai sesuai dengan kinerja dan prestasinya, jangan dzolim,” tandasnya. (Red)

Redaksi TabikPun :