Gara gara Kunci Motor Hilang, Herman TB Tewas Ditusuk Kemenakannya Sendiri

LAMPUNG UTARA- Herman TB (59),   warga Dusun Liwo, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, merenggang nyawa akibat dua luka tusukan di dada ulah ditikam (RP) yang tak lain ponakannya sendiri. Peristiwa naas itu lantaran diduga pemicu kunci motor yang hilang.

Kejadian itu terjadi pada senin pagi sekitar pukul 08.15 WIB, 25 Februari 2019, dikediaman kerabatnya. Bermula saat sang paman Herman mendatangin RP dan menanyakan kunci motornya yang dihilangkan kemarin. ” Sempat terjadi cekcok mulut antara kedua. Tiba-tiba R.P menikam korban,” kata Herman saksi yang  melihat kejadian itu sekilas.

Korban sempat berdiri dan meminta tolong kepada saya, namun sayangnya nyawa korban tak mampu diselamatkan, dan pelaku melarikan diri. ” Saya sempat kejar pelaku dan memanggil warga sekitar,” ungkapnya.

Sementara anak ke empat dari lima bersaudara korban Yana, amat terpukul akibat peristiwa itu.  Dirinya sedikit mempunyai pirasat akan ditinggalkan pergi ayahnya. ” Semalam anak saya yang kecil rewel terus pas ketemu kakeknya dia diem,” ujarnya.

Kejadian ini dibenarkan oleh Mirwan Aidi kepala Desa Kotabumi Tengah Barat, Ia menjelaskan, motif permasalahan ini dipicu dari hilangnya kontak kunci korban, dan pelaku berjanji akan menggantinya. Mereka merupakan paman dan ponakan, dirinya mendapatkan informasi dari masyarakat tadi pagi ada keributan. ” Pelaku bukan warga sini. Dia baru disini semingguan, saudara dari korban,” Katanya.

Dari hasil identifikasi Polres Lampung Utara, korban mengalami luka tusukan dua kali dan goresan senjata tajam dibagian tangan.” Sementara baru pakaian baju dan celana korban sebagai bukti, kita amankan. Jenazah langsung kita lakukan visum Ke rumah sakit,” kata Kaur identifikasi Aipda Suroto. (Adi)

LAMPUNG UTARA- Herman TB (59),   warga Dusun Liwo, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, merenggang nyawa akibat dua luka tusukan di dada ulah ditikam (RP) yang tak lain ponakannya sendiri. Peristiwa naas itu lantaran diduga pemicu kunci motor yang hilang.

Kejadian itu terjadi pada senin pagi sekitar pukul 08.15 WIB, 25 Februari 2019, dikediaman kerabatnya. Bermula saat sang paman Herman mendatangin RP dan menanyakan kunci motornya yang dihilangkan kemarin. ” Sempat terjadi cekcok mulut antara kedua. Tiba-tiba R.P menikam korban,” kata Herman saksi yang  melihat kejadian itu sekilas.

Korban sempat berdiri dan meminta tolong kepada saya, namun sayangnya nyawa korban tak mampu diselamatkan, dan pelaku melarikan diri. ” Saya sempat kejar pelaku dan memanggil warga sekitar,” ungkapnya.

Sementara anak ke empat dari lima bersaudara korban Yana, amat terpukul akibat peristiwa itu.  Dirinya sedikit mempunyai pirasat akan ditinggalkan pergi ayahnya. ” Semalam anak saya yang kecil rewel terus pas ketemu kakeknya dia diem,” ujarnya.

Kejadian ini dibenarkan oleh Mirwan Aidi kepala Desa Kotabumi Tengah Barat, Ia menjelaskan, motif permasalahan ini dipicu dari hilangnya kontak kunci korban, dan pelaku berjanji akan menggantinya. Mereka merupakan paman dan ponakan, dirinya mendapatkan informasi dari masyarakat tadi pagi ada keributan. ” Pelaku bukan warga sini. Dia baru disini semingguan, saudara dari korban,” Katanya.

Dari hasil identifikasi Polres Lampung Utara, korban mengalami luka tusukan dua kali dan goresan senjata tajam dibagian tangan.” Sementara baru pakaian baju dan celana korban sebagai bukti, kita amankan. Jenazah langsung kita lakukan visum Ke rumah sakit,” kata Kaur identifikasi Aipda Suroto. (Adi)

Redaksi TabikPun :