MESUJI – Masyarakat di Kecamatan Simpang Pematang dan Mesuji Timur merasa sangat kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg.
Sejumlah pedagang mengaku jika pasokan gas sering terlambat, sehingga sejak beberapa minggu yang terakhir sudah terjadi kelangkaan gas
“Bahkan pernah dalam sepekan gas elpiji tidak kunjung dikirim. Kami tidak tahu apa penyebab kelangkaan gas. Dan masyarakat harus kecewa karena tidak mendapatkan gas elpiji,” jelas Darsah pedagang di Desa Simpang Pematang Kecamatan Simpang pematang, Minggu (24/3/2019).
Salah seorang pedagang dari Kecamatan Mesuji Timur Indra menjelaskan, ada kabar jika pedagang harus menjual tabung Elpiji 5 kg yang berwarna merah muda jika ingin mendapatkan pasokan gas elpiji 3 kg.
“Jika kami harus menjual gas elpiji 5 kg, siapa yang mau beli karena di sini masyarakat tidak ada yang menggunakan gas elpiji 5 kg,” ujarnya.
Sementara Jirin salah seorang konsumen mengaku harus berkeliling di wilayah desa Mesuji Timur untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg. Bahkan harganya pun mencapai Rp. 30.000 hingga 35.000.
“Beberapa Minggu terakhir memang sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg. Kami tidak tahu apa alasannya. Kami berharap pasokan gas bisa terpenuhi agar kami tidak kesulitan untuk mendapatkannya,” tutupnya. (Aam)
Sejumlah pedagang mengaku jika pasokan gas sering terlambat, sehingga sejak beberapa minggu yang terakhir sudah terjadi kelangkaan gas
“Bahkan pernah dalam sepekan gas elpiji tidak kunjung dikirim. Kami tidak tahu apa penyebab kelangkaan gas. Dan masyarakat harus kecewa karena tidak mendapatkan gas elpiji,” jelas Darsah pedagang di Desa Simpang Pematang Kecamatan Simpang pematang, Minggu (24/3/2019).
Salah seorang pedagang dari Kecamatan Mesuji Timur Indra menjelaskan, ada kabar jika pedagang harus menjual tabung Elpiji 5 kg yang berwarna merah muda jika ingin mendapatkan pasokan gas elpiji 3 kg.
“Jika kami harus menjual gas elpiji 5 kg, siapa yang mau beli karena di sini masyarakat tidak ada yang menggunakan gas elpiji 5 kg,” ujarnya.
Sementara Jirin salah seorang konsumen mengaku harus berkeliling di wilayah desa Mesuji Timur untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg. Bahkan harganya pun mencapai Rp. 30.000 hingga 35.000.
“Beberapa Minggu terakhir memang sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg. Kami tidak tahu apa alasannya. Kami berharap pasokan gas bisa terpenuhi agar kami tidak kesulitan untuk mendapatkannya,” tutupnya. (Aam)