Lampung Utara – Seorang anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Syamsu Noerman berkicau mempertanyakan anggaran uang makan di bagian Rumah Tangga DPRD setempat. Kicauan tersebut lantaran saat menunggu Sidang Paripurna Istimewa, dalam Agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden hanya melihat snack tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kemana anggaran makan minum sebesar Rp1,7 milar, yang peruntukannya uang makan minum di DPRD? Kalau sekedar snack seperti ini saya masih bisa beli,” bebernya saat bincang santai bersama beberapa orang staf dan honorer di depan Ruang Sidang DPRD setempat, Kamis (16/8/2018).
Menurutnya, dengan anggaran yang begitu besar seharusnya dalam acara besar seperti ini biasanya ada tarup, makan, dan minum yang disediakan oleh bagian rumah tangga. Karena pada tahun sebelumnya selalu seperti itu.
“Setahu saya, di DPRD ini dulu setiap 17 Agustus dan Rapat Istimewa seperti ini biasanya ada ramah tamah, ada tarup makan-makan, dan segala macamlah. Tapi saat ini ngak ada. Saya juga nngak tahu, padahal anggarannya ada. Kalian tanya sendirilah sama bagian Rumah Tangganya,” kata Syamsu Noerman.
Kicauan tersebut pun langsung dikonfirmasi awak media kepada Bagian Umum DPRD Lampug. Kabag Umum DPRD Lampura Eka Darma Thohir didampingi Kasubag Rumah Tangga, Isron Bulhasan pun membantah kicauan Syamsu Noerman. Ia menjelaskan untuk Paripurna Istimewa, Khusus, PAW, dan peringatan 17 Agustus bukan bagian Rumah Tangga yang mengelola anggarannya, tetapi ada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) nya yang mengelola anggarannya sendiri.
“Jadi untuk Kegiatan-kegiatan Khusus seperti saat ini, bukan bagian Umum Rumah Tangga yang mengelolanya. Tetapi ada bagian PPTK nya,” jelas Eka Darma.
Sementara, terkait besaran anggaran sebesar Rp 1,7 milar yang dikatakan Syamsu Noerman, juga dibantah oleh Eka Darma. Pasalnya anggaran tersebut tidak sebesar yang di katakan Syamsu.
“Tidak sampai sebesar itu anggarannya, itu tidak benar. Setahu saya hanya berkisar sebesar Rp600-Rp650 Juta. Rp1,7 M yang dikatakannya itu adalah anggaran bagian rumah tangga Ketua DPRD. Yang berkisar Rp35 Juta/ bulan, ditambah lagi untuk acara Open House, Rapat Internal dan Lain-lain,” pungkasnya. (Adi)