Hadirkan Gus Mifta dan Gus Rodhi, Ardito-Koheri Gelar Pengajian di Kecamatan Bangun Rejo

Hadirkan Gus Mifta dan Gus Rodhi, Ardito-Koheri gelar pengajian di Kecamatan Bangun Rejo. (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Ribuan warga meramaikan Pengajian Lampung Tengah Berbenah Ardito-Koheri bersama Gus Miftah dan Gus Rodhi di Lapangan Kampung Sidorejo, Kecamatan Bangun Rejo, Senin (11/10/2024).

Calon Bupati Lamteng dr.Ardito Wijaya Pairin dihadapan ribuan masyarakat, siap konsen terhadap perbaikan infrastruktur jalan. Ia menjelaskan, saat terpilih ia siap mengalokasikan anggaran Rp 400 miliar pertahun untuk perbaikan infrastruktur jalan, agar jalan di Lamteng lebih baik.

“Untuk di bidang sosial keagamaan, kami akan memberikan insentif kepada guru ngaji dan marbot masjid, para orang tua agama (kostor), penjaga gereja,  penjaga pure dan Vihara,” bebernya.

Untuk keamanan, lanjut dia, Ardito-Koheri meyakini bahwa peran TNI-Polri yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Linmas cukup krusial, dalam hal ini Ardito pairin jika terpilih akan memberikan insentif kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Anggota Linmas.

“Saat terpilih, disektor pertanian kami akan menaikkan harga singkong dan mengintervensi perusahaan yang ada di wilayah Lamteng, sebagai upaya untuk menaikkan atau menyetabilkan harga agar para petani sejahtera,” jelasnya.

Pantuan di lokasi, acara pengajian Lampung Tengah berbenah diisi oleh utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Kaagaman Gus Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa disebut Gus Miftah dan Gus Rodhi di Kecamatan Bangun Rejo Lamteng.

Pengajian Acara yang diinisiasi oleh ulama kondang, Gus Miftah, berhasil menyatukan ribuan warga Lampung Tengah dalam semangat kebersamaan dan kerukunan agar Lampung Tengah lebih baik lagi bersama ardito koheri Paslon nomor urut 02.

Usai pengajian, Gus Mifta meledek Paslon Ardito-Koheri, selama ini banyak calon-calon yang mengaku sebagai NU, giliran jadi pasti lupa, namun untuk Ardito-Koheri ini benar-benar NU.”Karena ia tak hentinya udut (merokok),” ribuan warga pun tertawa mendengar kalimat tersebut.

Gus Miftah dalam tausiyahnya menekankan bahwa kunci utama kemajuan bangsa, termasuk daerah seperti Lampung Tengah adalah kerukunan dan cinta kasih yang harus terjaga. Silaturahmi adalah cara kita menyambung rasa cinta dan kasih sayang. Ini adalah pondasi bagi kemajuan.

“Jika kita ingin Lampung Tengah berbenah, kita harus menjaga kerukunan. Saya sampaikan terima kasih kepada Pak Jokowi dan selamat datang kepada Pak Prabowo yang diwakili oleh Ardito-Koheri,” kata Gus Miftah.

Gus Miftah juga mengajak masyarakat untuk menilai para pemimpin dari amal dan akhlak mereka, bukan sekadar penampilan fisik. Menurutnya, Jokowi dulu sering dianggap remeh, tapi lihatlah amalnya yang membawa perubahan besar bagi bangsa ini.

“Pemimpin yang baik terlihat dari tindakan dan kontribusi nyata mereka, maka ini lah waktunya Ardito-Koheri untuk Lampung Tengah berbenah karena ia ingat kata gusdir dimasa tua Prabowo jadi presiden, ini nyata maka untuk Lampung Tengah berbenah Ardito-Koheri bupati dan wakil bupati Lampung Tengah,” serunya.

Acara Shalawat Kebangsaan ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Lampung tengah dan Indonesia, serta harapan agar masyarakat selalu hidup dalam damai dan kerukunan.  Dilanjutkan dengan lagu “Syukur” ciptaan Husein Mutahar dari hasil kutipan google ingin menegaskan bahwa bangsa Indonesia yang sebentar lagi merdeka, adalah suatu karunia Tuhan yang wajib syukuri. (Mozes)

Redaksi TabikPun :