Lampung Utara News

Hilang 2 Bulan, Rantika Ditemukan Terkubur di Areal Tebu Bunga Mayang

Lokasi pembunuhan Rantika
Lokasi pembunuhan Rantika Anggraeni di area perkebunan tebu desa daerah Tulang Bawang Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara. (Adi Susanto)

LAMPUNG UTARA – Rantika Angraeni (15) warga RT 02 RW 02 Dusun Dua Bangun Sari, Desa Labuhan Ratu Pasar, Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara (Lampura) yang dikabarkan dua bulan menghilang ditemukan sudah tidak bernyawa.

Rantika diduga dibunuh oleh Wagiran warga Desa Gedung Ketapang. Dugaan tersebut dikuatkan dengan tertangkapnya Wagiran di Dusun Kawatan, Kelurahan Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, berkat penyidikan anggota Polsek  Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Dari pengakuan pelaku, lokasi korban diketauhi berada di perkebunan tebu, rayon satu, areal 06 PTPN VII Desa Negara Tulang bawang, Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara.

Pihak Kepolisian pun langsung memasang polis line dan menandainya dengan potongan pohon pisang. Dan dilakukan penjagaan ketat oleh sejumlah personil kepolisian, hingga minggu mendatang untuk menunggu kedatang Tim Forensik. Sementara jarak antara korban dibunuh dan di kubur sekitar 200 meter di permukaan air.

Kepala Desa Labuhan Ratu Pasar mengatakan, Jumat 7 Desember 2018, pelaku ditangkap anggota Polsek Sungkai Utara, Jumat sekitar pukul 00.10 WIB di Lampung Timur. “Sebelum dibunuh korban diperkosa terlebih dahulu di area perkebunan tebu,” katanya. (Adi)

Rantika Angraeni (15) warga RT 02 RW 02 Dusun Dua Bangun Sari, Desa Labuhan Ratu Pasar, Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara (Lampura) yang dikabarkan dua bulan menghilang ditemukan sudah tidak bernyawa.

Rantika diduga dibunuh oleh Wagiran warga Desa Gedung Ketapang. Dugaan tersebut dikuatkan dengan tertangkapnya Wagiran di Dusun Kawatan, Kelurahan Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, berkat penyidikan anggota Polsek  Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Dari pengakuan pelaku, lokasi korban diketauhi berada di perkebunan tebu, rayon satu, areal 06 PTPN VII Desa Negara Tulang bawang, Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara.

Pihak Kepolisian pun langsung memasang polis line dan menandainya dengan potongan pohon pisang. Dan dilakukan penjagaan ketat oleh sejumlah personil kepolisian, hingga minggu mendatang untuk menunggu kedatang Tim Forensik. Sementara jarak antara korban dibunuh dan di kubur sekitar 200 meter di permukaan air.

Kepala Desa Labuhan Ratu Pasar mengatakan, Jumat 7 Desember 2018, pelaku ditangkap anggota Polsek Sungkai Utara, Jumat sekitar pukul 00.10 WIB di Lampung Timur. “Sebelum dibunuh korban diperkosa terlebih dahulu di area perkebunan tebu,” katanya.

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: