Metro – Meski diguyur hujan deras, ratusan warga dan pedagang antusias mengikuti pembukaan Pasar Senja di Lapangan Samber, Jumat (18/5).
Antusiasme warga bahkan secara langsung meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menambah tenda agar bisa berdagang. “Kita juga mau. Ini kan masih lebar. Enggak kebagian kemarin telat daftar,” ujar Ria, warga Metro Timur.
Menurutnya, berjualan jajanan puasa sangat membantu ekonomi keluarga. Terlebih untuk menghadapi lebaran yang membutuhkan biaya. “Memang kita sering jual kalau puasa. Tapi di jalan. Ya kalau boleh ditambah kita ikut sini,” katanya lagi.
Sementara Suprapti pedagang lauk pauk yang sudah tiga kali mengikuti Pasar Senja mengaku, keuntungan yang didapat minimal 50 persen dari modal selama satu bulan berjualan di Lapangan Samber.
“Ya kalau sepi-sepinya bisa 50 persen lah untung. Cuma ini untungnya walau hujan, masih tetap ramai. Biasanya seminggu mau lebaran itu sudah mulai sepi. Tahun lalu saya modal Rp 2 juta itu balik Rp 5 juta,” tukasnya.
Ia mengusulkan, agar tenda untuk menampung pedagang bisa diperluas. Sehingga jalan pengunjung lebih longgar dan tidak berdesakan saat masuk Pasar Senja. “Dan yang jualan di jalan suruh masuk juga dong. Jadi kan semua di sini, adil kan,” ungkapnya.
Menanggapi usulan pedagang, Wakil Wali Kota Metro Djohan mempersilahkan, jika warga masih ada yang ingin berjualan memasang tenda sendiri. Pemkot tidak akan melarang selama tertib.
“Oh iya, tadi memang banyak warga yang tanya dan minta mau ikut jualan juga. Ya silahkan saja. Karena tujuan kita ini kan untuk membantu ekonomi kerakyatan. Mencari tambahan buat lebaran silahkan,” tukasnya.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan Metro Leo Hutabarat menambahkan, untuk memasang tenda lagi pihaknya tidak bisa. Karena anggaran tersedia untuk 180 pedagang.
“Tapi kalau di dalam mau tambah sendiri ya enggak apa-apa,” imbuhnya.
Sementara Wali Kota Metro Achmad Pairin mengapresiasi kembali terlaksananya Pasar Senja Ramadan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Selain untuk memudahkan dan menata masyarakat yang ingin mencari dan jualan, ini juga bisa menumbuhkan ekonomi baru. Jadi tahun ini ada 180 pedagang yang ikut,” tukasnya saat membuka Pasar Senja.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro Leo Hutabarat mengaku, jumlah pedagang tahun ini meningkat. Jika tahun pihaknya menyediakan 150 lapak untuk pedagang, tahun ini ditambah menjadi 180 pedagang.
“Dan kita minta pedagang dan warga untuk sama-sama menjaga kebersihan lapangan samber. Ini berlangsung hari ini sampai 13 Juni,” tuntasnya. (Ga)