METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro menyelesaikan pleno rekapitulasi Pemilu 2019 di Ballroom Grand Skuntum, Kamis (2/5/2019).
Dari pantauan tabikpun.com, proses rekapitulasi berlangsung dua hari sejak rabu kemarin. Pleno sempat diwarnai debat panas antara saksi PKS Edwar dengan Komisioner KPU Metro. Hingga proses rekapitulasi sempat berjalan tegang.
Ketegangan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (2/5/2019), saat rekapitulasi DPRD Metro Barat dan Metro Selatan. Saksi PKS mengaku keberatan dengan keputusan PPK Metro Barat. Pihaknya juga meminta dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) pada TPS 8 Kelurahan Ganjar Asri, karena perbedaan C1.
Sementara Ketua KPU Metro Sukatno menjelaskan, proses rekapitulasi yang berlangsung dua hari berjalan dengan baik dan damai. Dimana hasil telah diterima dan diberikan kepada semua peserta pemilu.
“Kemarin malam memang ada dinamika, ya itu sah-sah saja, tapi akhirnya kan bisa diterima seluruh Parpol. Wajar lah. Kita semua dalam kondisi capai. Sampai subuh. Kan teman-teman juga di sana dengan kita, ikut kerasa capai juga kan seharian mantau,” ungkapnya, Kamis (2/5/2019).
Menurutnya, dalam suatu forum harus dimaklumi jika ada yang mungkin sedikit emosi karena suasana rekapitulasi yang begitu panjang dan melelahkan. Pun demikian jika ada pendapat yang berbeda.
“Tapi pada intinya kan semua bisa menerima. Nah, kalau ada ketidakpuasan pun ada mekanismenya. Karena habis ini kita ke Provinsi. Terus kita menunggu apakah nanti ada gugatan atau tidak. Masa gugatan itu kalau tidak salah tanggal 28 Mei,” imbuhnya.
Adapun perolehan suara terbanyak untuk Capres dan Cawapres di Kota Metro, Sukatno menyebutkan diraih pasangan 01. Sementara untuk DPR RI diraih PDI P dan DPRD Kota Metro terbanyak diraih Partai Golkar.
“Untuk lengkapnya teman-teman bisa lihat sendiri kan. Soal penentuan kursi itu nanti berapa. Pastinya kita tunggu saja tanggal 22 Mei nanti penetapan dari KPU RI disusul dengan MK jika ada gugatan. Tapi untuk gambaran kan bisa hitung sendiri kira-kira lah dengan metode yang ada,” tuntasnya. (Ga)
– Berikut jumlah kursi dan suara parpol terbanyak DPRD Kota Metro berdasarkan hasil pleno rekapitulasi :
– Dapil Metro Pusat 8 kursi
Golkar 7.018 suara (perkiraan dua kursi)
PDIP 6.793 suara (perkiraan dua kursi)
Demokrat 3.914 suara (perkiraan satu kursi)
Nasdem 3.469 suara (perkiraan satu kursi)
PKS 3.197 suara (perkiraan satu kursi)
PAN 2.157 suara (perkiraan satu kursi)
– Dapil Metro Utara 4 kursi
Golkar 3.913 suara (perkiraan satu kursi)
PKS 3.192 suara (perkiraan satu kursi)
PKB 2.524 suara (perkiraan satu kursi)
PDIP 2.381 suara (perkiraan satu kursi)
– Metro Timur 6 kursi
Golkar 6.291 suara (perkiraan dua kursi)
Nasdem 4.263 suara (perkiraan satu kursi)
PKS 3.319 suara (perkiraan satu kursi)
PDIP 2.325 suara (perkiraan satu kursi)
Demokrat 2.154 suara (perkiraan satu kursi)
– Metro Barat dan Metro Selatan 7 kursi
PKS suara 5.138 (perkiraan satu kursi)
PDIP suara 4.906 (perkiraan satu kursi)
Golkar suara 4.714 (perkiraan satu kursi)
Nasdem suara 2.218 (perkiraan satu kursi)
Demokrat suara 2.148 (perkiraan satu kursi)
PKB suara 1.713 (perkiraan satu kursi)
PAN suara 1.739 (perkiraan satu kursi)
– Jumlah perkiraan perolehan kursi DPRD Kota Metro berdasarkan hitungan tabikpun.com menggunakan metode Sainte Lague, dari data resmi hasil rekapitulasi suara parpol yang disampaikan secara terbuka oleh KPU Metro
-Berdasarkan penghitungan dengan metode Sainte Lague, Golkar memeroleh 6 kursi, PDIP 5 kursi, PKS 4 kursi, Nasdem 3 kursi, Demokrat 3 kursi, PAN 2 kursi, dan PKB 2 kursi.
– Presiden dan Wakil Presiden
Pasangan 01 sebanyak 52.122 suara
Pasangan 02 sebanyak 47.184 suara
– Empat besar suara tertinggi DPR RI
PDIP 14.912 suara
PKS 13.458 suara
Golkar 10.419 suara
Gerindra 8.751 suara
– Empat besar suara tertinggi DPRD Provinsi
PKS 17.168 suara
PDIP 15.159 suara
Golkar 13.401 suara
Gerindra 8.205 suara