Inspektorat Hanya Temukan 2 PNS di Kelurahan Metro

www.tabikpun.com, Metro – Inspektorat Kota Metro menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kelurahan Metro dan Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Rabu (19/4). Mirisnya, digadang sebagai ujung tombak pelayanan bagi masyarakat, Inspektorat hanya menemukan dua pegawai di Kelurahan Metro.

Inspektur Kota Metro Jihad Helmi menerangkan, hanya Lurah Metro dan pegawai jabatan JFU yang berada di kantor kelurahan. Sedangkan tujuh pegawai lainya termasuk Sekretaris Lurah tidak hadir dengan keterangan absen.

”Sekitar pukul 08.00 Wib kami datang ke kelurahan, hanya ada lurah dan satu pegawai saja. Dari absen yang kami lakukan tujuh orang pegawai tidak hadir tanpa keterangan. Sedangkan di Kelurahan Hadimulyo Barat dua orang pegawai yang tidak hadir,” terangnya usai sidak, Rabu (19/4).

Meski masih baru menjabat sebagai lurah, ia berpesan agar selaku pemimpin di kelurahan dapat mengajak dan memberi contoh yang baik kepada pegawai tentang disiplin dalam bekerja. Jika hal tersebut sudah dilakukan, maka lurah dapat mengambil langkah tegas bila masih ada pegawai yang masih tidak mengikuti aturan.

”Sesuai surat edara Walikota, Sidak ini bertujuan untuk mengingatkan para pegawai tentang disiplin PNS dan efektivitas waktu bekerja. Waktu masuk, istirahat, dan pulang kerja. Tetapi dengan temuan kita tadi, dapat dilihat jika disiplin PNS di kelurahan mulai menurun. Sebaiknya para lurah dapat kembali mengaktifkan apel pagi dan apel sore. Karena kedisiplinan pegawai pun menjadi tanggungjawab lurah selaku pimpinan untuk merubah pegawai di kelurahanya jadi lebih baik,” bebernya.

Terkait sanksi disiplin, lanjut dia, menjadi hak pimpinan untuk memberikan teguran lisan, tertulis, hingga merekomendasi ke Walikota. Dan kemudian Walikota akan meneruskan laporan tersebut kepada Inspektorat untuk ditindaklanjuti.

”Sesuai prosedur, Inspektorat tidak bisa langsung memberikan sanksi disiplin. Kalau di kelurahan ya teguran lisan dan tertulis itu lurah yang memberikan. Jika lurah yang bermasalah, camat yang menegur dan melaporkannya pada Walikota. Baru Inspektorat yang menindaklanjuti jika sudah mendapat rekomendasi dari Walikota,” tukasnya.

Sementara Camat Metro Pusat Triana Aprisia mengaku tidak pernah berhenti mengingatkan para lurah dan pegawai kelurahan untuk meningkatkan kedisiplinan dan selalu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Bahkan ia tidak segan untuk memberikan teguran jika ada bawahanya yang tidak mengikuti upacara.

”Kalau saya malah lebih kejam ya, jika mereka tidak upacara langsung saya berikan surat tembusan ke Inspektorat. Tetapi kembali lagi ke individunya, walaupun sudah berulang kali diingatkan sama saja,” tutupnya. (ga)

admintabikpun :