Ironis! Warga Pasang Pohon Pisang di Jalan Budi Utomo

Sukarjo, warga Margodadi, Metro Selatan memasang pohon pisang dan bendera di Jalan Budi Utomo. (Adi)

METRO – Warga Jalan Budi Utomo, Margodadi, Metro Selatan, memasang pohon pisang dan bendera di tengah jalan setempat yang berlubang.

Sukarjo (70), pemasang pohon, mengatakan, alasannya adalah untuk menyelamatkan truk bermuatan di atas 20 ton, juga pengendara yang lainnya.

Ia mengaku, dalam beberapa hari terakhir, dirinya sudah menolong empat orang pengendara motor dan dua truk di jalan rusak tersebut.

“Karena seperti truk kemarin yang teguling proses evuasinya setengah hari baru bisa keluar,” katanya, Senin (10/1/2022).

Menurutnya, tindakan itu adalah bentuk ketegasan. “Saya termasuk tidak mau mempermalukan pemerintah tapi mesti pemerintah yang malu,” tambah pria paruh baya itu.

Karena pemerintah tidak sanggup mortal, lanjutnya, maka ia mengambil tindakan tersebut. Sebab, ia prihatin pada setiap pengendara yang lewat.

“Jadi untuk kelancaran ekonomi, mestinya jalan ini diutamakan,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Metro, Amrulloh, mengatakan soal jalan rusak di Budi Utomo sebenarnya tinggal kemauan kepala daerah.

“Karena jalan ini masuk ke dalam 9 program unggulan kepala daerah dalam visi-misinya, ya ini harus dibuktikan dengan kenyataan. Bukan hanya mau, tapi sesuai dengan fakta yang ada di lapangan,” bebernya.

Sebab jika mau, sambung dia, tak ada alasan bahwa itu jalan provinsi. “Dan ada mekanismenya, misal hibah. Ini kan hanya judulnya jalan provinsi, tapi penikmat fasilitas jalan ini didominasi masyarakat Metro,” terangnya.

Amrulloh mengatakan, malu jika masyarakat langsung yang menagih janji tersebut.

“Tiap tahun pasti ada pembangunan, tinggal prioritas saja yang mana, butuh ketegasan, komitmen, dan konsistensi untuk mewujudkan visi-misinya,” ujarnya.

Menurutnya, wali kota gagal merencanakan, itu sama aja artinya dengan merencanakan kegagalan.

“Karena ia tidak tahu, 9 program unggulan itu butuh anggaran berapa, dan ia pun tidak tahu, hari ini per tahun itu yang bisa dialokasikan berapa,” tegasnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :