Isak Tangis Sambut Kedatangan 392 Jemaah Haji Asal Lampung Tengah

Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat menyambut kedatangan jemaah haji kolter 11 di Rumdisnya, Minggu (2/9/2018). (Mozes)

Lampung Tengah – Sebanyak 392 jamaah haji kloter 11tiba di Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Minggu (2/9/2018). Kedatangan tamu Allah itu disambut langsung oleh Bupati Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, Sekda Hi. Adi Erlansyah, asisten dan staf, Forkopimda, Ketua TP PKK Hj.Ellya Luciana Loekman, Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj.Rusdiana Adi Erlansyah para OPD dan Kakan Kemenag Drs.Jamaludin. M.M., serta ratusan keluarga jamaah haji.

Rasa haru dan isak tangis bercampur rasa gembira mewarnai kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Lamteng. Haru mendalam pun harus dirasakan salah saatu keluarga jemaah haji bernama Sutinah warga Kecamatan Bandar Surabaya karena meninggal dunia di tanah suci.

Dalam laporannya Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Lamteng Drs.Hi.Genta Surimuda menyampaikan, ungkapan kebahagiaan telah kembalinya jamaah haji ke tanah air. Walaupun dibalik itu, terselip rasa sedih karena tidak dapat kembali dengan jumlah yang sama seperti keberangkatan dahulu.

”Terima kasih kepada Pemkab Lampung Tengah yang telah memfasilitasi jamaah mulai dari proses manasik haji, pemberangkatan hingga penyambutan jamaah saat ini. Hal tersebut sangat membantu jamaah dalam melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar,” tukasnya.

Sementara Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto atas nama Pemerintah Kabupaten Lamteng mengucapkan selamat datang kembali di Kabupaten Lampung Tengah. Ia berharap semoga seluruh amal ibadah selama di tanah suci dapat diterima dan memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh. Beliau juga berpesan agar segala sesuatu yang baik yang didapat selama menjalankan rukun islam kelima tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat.

”Saya juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama mengirimkan.doa kepada jamaah yang telah meninggal maupun yang sedang sakit. Karena manusia hanya bisa berencana, namun segala sesuatunya Allah lah yang menentukan,” tutupnya. (Mozes)

Redaksi TabikPun :