Jaga Keindahan Kota, Satpol PP Lampura Gencar Tertibkan PKL

Kabid Penegak Perda Satpol-PP Lampura Nizar bersama jajarannya saat menertibkan PKL Durian di Jalan Jendral Sudirman. (Adi Susanto)

LAMPUNG UTARA – Menjaga keindahan kota, Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) gencar menerjunkan anggota patroli Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar. Hal itu dilakukan agar pedagang musiman dapat mematuhi Peraturan Daerah(Perda) yang ada.

“Hasil Razia hari ini ditemukan tiga titik pedagang musiman yang berjualan di Jalan Jendral Sudirman. Semua sudah kita tertibkan, mereka boleh berjualan asal tidak diatas trotoar dan memakan badan jalan. Kita tidak mau mematikan Rejeki masyarakat, tapi tolong patuhi aturan yang sudah ada,” ujar plt Kasat Pol-PP Lampura Doni F. Fahmi didampingi Kabid Penegak Perda Nizar, Senin, (17/12/2018).

Ia menerangkan, ketika menertibkan PKL ia menegaskan anggotanya untuk mengedepankan tindakan persuasif. Namun persuasif itu bukan berarti tidak ada ketegasan, untuk itu pihaknya akan melakukan tindakan tegas jika PKL tidak mengindahkan himbauan petugas.

“Kami selama ini sudah intens melakukan pendekatan kepada mereka. Tadi kita lihat yang berjualan bukan dari seputaran Kotabumi tapi dari Bonglai, dan mengaku baru pertama berjualan,” kata Doni.

Ia menerangkan, disaat Satpol-PP datang para PKL musiman itu pergi dan menyingkirkan barang dagangannya, namun setelah pergi PKL kembali berjualan. Menyikapinya, ia mengaku akan terus menerjunkan anggota untuk mengingatkan PKL agar tidak berjualan di Trotoar.

“Kami kan pelayan rakyat dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk Masyarakat Lampura,” jelasnya.

Kedepan tambah Doni, pihaknya membutuhkan masukan dari Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman guna mencari lokasi yang pas untuk para pedagang duren.
Namun lokasi tersebut harus diatas tanah milik Pemkab Lampura.

“Kita akan lapor terlebih dahulu kepada Pimpinan. Dengan adanya tempat untuk pedagang durian semua bisa tertata dan rapih. Jadi Masyarakat juga tidak perlu keliling lagi cukup di pusatkan di tempat satu,” tutupnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :