METRO – Pemerintah Kota Metro menggelar temu para tokoh dan pemuka masyarakat Kota Metro. Pertemuan di Guest House Rumah dinas Walikota ini, berlangsung pada Jumat malam (10/02/ 2017 ) sekira pukul 19.30 WIB. Ini sebagai wujud menjaga silaturahmi dan kondusifitas antar umat beragama di Bumi Sai Wawai.
Acara pertemuan bersama tokoh agama, masyarakat serta ulama dan umaro, dihadiri juga Wakil Walikota Metro Djohan, Plt Sekkot, Kapolres, dari Kemenag, MUI, Danramil, serta pimpinan pondok pesantren dan jajaran Pemkot dari camat hingga Lurah se-Kota Metro.
Dalam kesempatan itu, Walikota Metro A.Pairin mengatakan, pentingnya menjaga kondusifitas Kota Metro dan pertemuan ini digagas berdasarkan masukan seleluruh elemen masyarakat. Tentunya hal ini sangat baik, telebih dalam membahas dan memecahkan masalah kamtibmas di Kota Metro.
Di waktu yang sama, Kapolres Metro AKBP Rali Muskitta mengungkapkan, acara seperti ini seharusnya dapat dilaksanakan secara berkala, guna terjalinnya silaturahmi dan komunikasi antar elemen masyarakat sehingga tercipta situasi kondusif di Kota Metro.
Perlu kita ketahui bahwa, perjalanan bangsa, NKRI berdiri di atas berbagai keberagaman dan pluralisme. Dimana berbagai keberagaman dan pluralisme tersebut dapat mendatangkan dualisme. Jika dikelola dengan benar, maka didapat adalah hikmah dari macam-macam bahasa, suku dan budaya.
“Saat ini banyak menjumpai gesekan dan konflik, namun itu semua dapat kita lalui dengan satu kesepakatan, yakni kesepakatan untuk menegakkan toleransi keberagaman. Dimana dalam hal ini tokoh agama dan alim ulama turut berperan penting dalam terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat,”ungkapnya. (Ga)