LAMPUNG UTARA – Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsum) ruas Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kelapatujuh, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), ambrol selebar tiga meter dengan kedalaman empat meter, Sabtu 4 Maret 2023. Kerusakan ini memaksa penerapan contra flow atau arus berlawanan.
Titik jalan ambrol merupakan gorong-gorong jalur dua Kotabumi mengarah Bandar Lampung, di depan Dealer Toyota Auto 2000. Diperkirakan kejadian pada dini hari pukul 04.30 WIB. Bruntung tidak ada kendaraan yang melintas saat kejadian.
Satlantas Polres Lampura langsung memasang garis polisi di sekeliling lubang jalan ambles. Pun menempatkan road barrier atau penghalang jalan berwarna oranye. Pemasangan ini mencegah masuknya kendaraan sehingga berisiko kecelakaan.
Kelik, warga setempat mengatakan, tanda-tanda ambrolnya gorong-gorong jalan beraspal beton jalur dua itu sudah tampak lima hari lalu. Awalnya terlihat lubang kecil dan struktur jalan tampak cekung.
Dari pengamatan Kasatlantas Polres Lampura Iptu Joni Charter, jalan tersebut ambrol sedalam empat meter dengan lebar tiga meter memakan separuh jalan. Petugas melarang kendaraan melintas dengan memasang penghalang. Namun, sebagian mobil dan motor masih nekat.
“Jalur jalan rusak ditutup sementara waktu. Arus lalu-lintas dialihkan ke jalur sebelah dengan sistem contra flow atau arus berlawanan. Kendaraan berat dari Bandar Lampung mengarah Bukit Kemuning dialihkan melalui Jalan Tjoekoel Soebroto, Kelapatujuh, Kotabumi Selatan,” jelasnya.
Sementara Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Lampura Sunandar mengaku sudah melaporkan ambrolnya ruas jalan nasional ke BPJN Lampung. Laporan ditindaklanjuti dengan peninjauan lokasi guna memperhitungkan anggaran perbaikan.
“Ruas jalan lainnya yang juga rawan ambrol yaitu Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara depan Gedung Kwarcab Pramuka, Kelapatujuh, Kotabumi Selatan. Kerusakan jalur padat kendaraan ini hanya ditimbun. Jalan Kembangtanjung Desa Kalibalangan, Abung Selatan, depan rumah makan Taruko II, juga mulai ambles,” bebernya. (Adi)