Januari-Agustus 2018, Disnakertrans Catat 2.869 Orang di Lampura Masih Menganggur

Para pencari kerja saat mengurus pembuatan kartu kuning di Disnakertrans Kotabumi. (Adi Susanto)

Lampung Utara – Angka pengangguran di Kabupaten Lampung Utara hingga akhir Agustus 2018 mencapai 2.869 jiwa yang didominasi lulusan SLTA sederajat. Jumlah itu berdasarkan data yang dimiliki jumlah pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Utara (Lampura).

Pelaksana tugas (plt) Kepala Disnakertrans Lampura Mikael Saragih mengatakan, terhitung pencari kerja yang terdaftar sejak Januari-Agustus 2018 sebanyak 2.869, dengan rincian 1.458 laki-laki dan 1.401 perempuan. ”Jumlah angkatan kerja dari tahun 2011-2017 fluktuatkif (berubah-ubah). Itu berdasarkan sumber data BPS Sakernas,” ujarnya, Senin (27/08/2018).

Dijelaskannya, untuk 2017 jumlah angkatan kerja mencapai 280.993 jiwa dengan rincian yang bekerja 265.131 jiwa dan pengangguran 15.802 jiwa. Sementara di 2015, jumlah angkatan kerja 279.580 jiwa, dengan status yang bekerja 258.273 jiwa dan pengangguran 21.307 jiwa.

“Jadi, di 2017 mengalami peningkatan jumlah penduduk yang bekerja dan adanya penurunan pengangguran dibanding tahun 2015. Sementar itu di tahun ini belum bisa kami rinci, karena waktunya sedang berjalan,” paparnya.

Disinggung langkah Pemkab setempat untuk mengurangi angka pengangguran, dengan lugas Saragih menjelaskan jika pihaknya intens berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan yang ada di Lampura agar lebih memanfaatkan tenaga kerja lokal.

“Ada sekitar 128 perusahaan di Kabupaten Lampura ini, dan kami selalu berkoordinasi dengan mereka agar memanfaatkan tenaga kerja lokal. Meski terkendala dengan kemampuan warga itu sendiri, tapi kami masih menghimbau agar memproritaskan tenaga kerja lokal,” tutupnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :