Juniansyah Mundur, Isa Jabat Ketua Pospera Metro

Berdasarkan SK nomor : 017.B/DPD-POSPERA/LPG/SK.DPC/IX/2017 tentang struktur kepengurusan DPC Pospera Kota Metro periode 2017-2020, Isa Ansyori ditunjuk DPD Pospera Lampung menggantikan Juniansyah. (Arby Pratama)

METRO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pospera Provinsi Lampung menunjuk Ketua baru DPC Pospera Kota Metro menggantikan Juniansyah. Keputusan tersebut pasca diunggahnya pernyataan pengunduran diri Juniansyah sebagai Ketua DPC Pospera Kota Metro di akun facebooknya, Rabu (23/9/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan surat keputusan nomor : 017.B/DPD-POSPERA/LPG/SK.DPC/IX/2017 tentang struktur kepengurusan DPC Pospera Kota Metro periode 2017-2020, Isa Ansyori ditunjuk DPD Pospera Lampung sebagai pengganti Juniansyah. Isa menjelaskan, dirinya menjabat sebagai ketua DPC Pospera Metro telah melalui beberapa tahapan.

“Ya dari mundurnya ketua yang lama dan kemudian saya yang menggantikannya, itu sudah melalui beberapa tahapan. Mulai dari rapat koordinasi di DPD pada 4 September 2017. Selain pertimbangan itu juga mengingat Undang-undang Republik Indonesia tentang Ormas dan juga rangkaian peraturan menteri lainnya. Selain itu juga mengingat AD/ART dan kongres Pospera di Sulawesi Tengah pada 2015 lalu. Setelah SK saya keluar, SK yang lama sudah tidak dipergunakan lagi,” jelasnya.

Isa menjanjikan, dalam kepemimpinannya Pospera Kota Metro dapat berjalan dengan baik dan sesuai Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko widodo.

“Kami tinggal menunggu pengukuhan untuk kepengurusan DPC Metro yang jelas kami akan terus mengawal semua keluhan rakyat, dan kami sebagai mata dan telinga presiden di daerah akan menjalankan organisasi ini dengan bijaksana dan demi kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Terpisah, Juniansyah membenarkan perihal pengunduran dirinya sebagai Ketua DPC Pospera Kota Metro. Ia pun menegaskan tidak ada persoalan internal maupun eksternal yang memicu pengunduran dirinya.

“Betul saya telah menundurkan diri dari ketua DPC Pospera Kota Metro, terhitung sejak 1 Agustus 2017. Surat penunduran diri di atas materai ditunjukan kepada ketua DPD Pospera Lampung. Tidak ada masalah, alasan saya keluar karna kesibukan saya di Partai PAN DPD Kota Metro selaku Wakil ketua sekaligus ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD),” ungkapnya.

Ia mengaku tengah fokus di partai untuk memperjuangkan target partai dapat memperoleh 5 kursi di pada legislatif DPRD Kota Metro.

“Saya yakin partai PAN 2019 mendapatkan 5 kursi, malah bisa lebih dari itu, semua itu bukan omong kosong karna kami sudah selesai melakukan perekrutan Bancaleg yang punya kemampuan,” paparnya.

Meski mengaku tidak ada persoalan internal atan eksternal yang membuatnya memilih mengundurkan diri, namun ia merasa kecewa dengan perubahan pada Pospera. Dimana awal berdirinya Pospera atas dasar kebersamaan dan keanekaragaman serta lintas partai. Tetapi saat ini tidak lagi berjalan sebagaimana semestinya, lantaran Pospera dianggap telah terarah ke salah satu partai yaitu PDI Perjuangan.

“Dengan dasar itu juga yang mendasari saya mundur. Pospera akan dibawa PDI dan saya menolak itu, mana mungkin saya kader yang dibesarkan dari PAN  kok ke PDIP. Jadi saya lebih baik mundur,” tungkasnya. (Ap)

Redaksi TabikPun :