Keluhan Warga Sukoharjo yang Belum Menikmati Listrik Mendapat Respon Dari Komisi IV DPRD Pringsewu

Ketua Komisi IV DPRD Pringsewu, Riszki Raya Pratama saat berdialog dengan warga Sukoharjo

Pringsewu–  Keluhan warga Sukoharjo Pringsewu Lampung belum terpasangnya jaringan listrik mendapat respon dari anggota DPRD Pringsewu.

Riszki Raya Pratama yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD setempat ini langsung meninjau ke sejumlah lokasi pekon yang belum menikmati listrik.

Dari hasil tinjauannya tersebut, dirinya berdialog bersama warga Pekon Sukoharjo I dan pekon Waringinsari Barat kec. Sukoharjo kabupaten Pringsewu, benar saja banyak warga yang mengeluh dan mengharapkan perepatan penerangan di Pekon mereka agar segera terwujud.

“Kedepannya dengan banyaknya masyarakat yang belum memiliki listrik dirumahnya adalah perhatian kusus dari pamong ataupun intansi terkait karena masalah ini adalah masalah bersama dan harapan kedepannya semakin lebih baik lagi.  Setidak tidaknya  bisa meminimaliser dan permasalahan ini akan dibawa kelembaga pemerintahan dan ini beberapa kali sudah di  tanggapi cuma memang dari PLN sendiri itu responnya masih kurang maksimal harapannya dengan munculnya permasalahan seperti ini lagi teman teman dari PLN  harus lebih maksimal dalam pelayanan, ungkap Rizki.

“Kami dari lembaga DPRD pringsewu sudah beberapa kali melakukan hearing (dengar pendapat)  juga sudah beberapa kali turun masyarakat langsung membawa rekan rekan dari PLN untuk melakukan perbaikan seri banyak ataupun penambahan daya karena memang listrik ini sendiri merupakan hak setiap warga negara indonesia ,ini menjadi PR kita semua baik baik itu dari kepamongan maupun lembaga pemerintah begitu juga PLN” harapannya.

“Kedepannya tidak perlu menunggu 2019 tapi harapannya pada  2017 atau 2018 ini tidak ada lagi daerah daerah terisolir apalagi kususnya dikabupaten pringsewu kabupaten yang tidak jauh dari kotamadya “tegas rizky.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 162 kepala keluarga (KK)  di Pekon (Desa) Sukoharjo Pringsewu hingga kini belum menikmati listrik.  Pengakuan Warga, belum terpasangnya sumber penerangan itu dilatarbelakangi mahalnya biaya pasang baru.

(Nanang)

Redaksi TabikPun :