Way Kanan – Satreskrim Polres Way Kanan telah menyita obat yang diminum korban Andara Fathin Sholeha sebelum meregang nyawa dan meminta keterangan Syahrul Sidik (Pelapor) dan Kakek serta Nenek Andara selaku orang yang mengantarkan Cucunya ke Rumah Sakit Hi. Kamino (RSHK), Kamis (18/7/2018).
Mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara menerangkan, pihak sedang mendalami keterangan untuk menemukan kepastian apakah korban meninggal karena kesalahan dokter atau keracunan obat. “Besok kita periksa dokter yang menangani korban di RSHK,”ujar Kasat saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, setelah memeriksa dokter pihaknya akan menentukan apakah kasus ini kesalahan dokter atau hal lain. Jika benar maka pekara ini tidak perlu sampai autopsi. Dan bisa dikatakan malpraktek tentunya sesuai petunjuk ahli karena kami bukan dokter.
“Kita akan jelaskan lebih besok tunggu setelah kita periksa dokter. Karena saya sudah siapkan banyak pertanyaan kepada dokter,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Way Kanan Farida Aryani, belum bisa menjelaskan hasil investigasi tim Dinkes yang telah mendatangi pihak RSHK siang tadi.
“Ya meski tim sudah turun namun saya belum bisa langsung menjelaskan hasilnya. Karena laporannya perlu ditelaah dan dipelajari dulu. Dan akan tetap menunggu tim ahli terlebih dahulu. Ini baru pemeriksaan tim dinas, masih menunggi tim tenaga ahli juga akan turun. Karena ada tim tenaga ahli yang ikut melakukan tindakan dalam persoalan ini maka hasil pemeriksaan kita akan disingkronkan dengan tim ahli dan hasilnya baru akan kita sampaikan,” tutupnya. (Dian)