Kemenag Lampura Serukan Baca Alquran Sejak Dini Jadi Budaya

Kemenag ajak Dinas Pendidikan dan masyarakat menggalakkan program membaca Alquran sejak dini. (Adi Pratama)

Lampung Utara – Generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelegensi dibidang keilmuan saja, melainkan juga harus memiliki akhlak mulia. Hal itu dikatakan oleh Kepala Kanwil Kemenag Lampung Utara, Qomaru Zaman saat menghadiri wisuda Tahfidz siswa-siswi madrasah se-Lampura di GOR Stadion Sukung Kotabumi, Rabu (20/12/2017).

“Ini adalah satu program kita dalam membentuk generasi penerus bangsa berakhlakul karimah. Jadi kelak calon-calon pemimpin bangsa ini selain cakap sesuai bidang dan keahliannya, juga memiliki ahklak mulia. Karena saat ini sangat jarang ditemukan sepertu demikian,” paparnya pada peringatan bakhti ke-72 Tahun 2018 Kemenag-RI.

Menurut Qomaru program tersebut mulai di gerakkan pada tahun ini di sekolah-sekolah langsung bimbingan jajarannya disana. Dan terbukti, dengan digelarnya wisuda tahfizd yang tidak hanya menyelesaikan jalur pendidikan formalnya saja. Melainkan juga pandai membaca alquran sesuai dengan tuntunannya.

“Itu yang mau kita bentuk, jadi mulai diterapkan disekolah-sekolah atau madrasah kita. Untuk mereka yang akan melanjutkan jenjang lebih dari SD-SMP atau masuk MTs di syaratkan harus hafidz menimal 5 juz alquran, dan untuk MA minimal 10 juz. Sehingga mereka terbiasa membaca kalam ilahi dan menerapkannya dalam kehidupan kesehariannya,” tambahnya.

Ia pun mengajak Dinas Pendidikan Lampura untuk turut serta mengembang budaya itu. Sebagai peran aktif pemerintah dalam mewujudkan generasi emas sesuai arahan orang nomor satu dinegeri ini. Yakni berkarakter, budi pekerti dan ahlak mulia sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. (Adi)

Redaksi TabikPun :