Kesadaran Pedagang Minim, Tumpukan Sampah Rusak Pemandangan Pasar Gadingrejo

Pringsewu-  Pasar tradisional seharusnya lebih layak dan kebersihan lingkungan diutamakan.  Namun Kesadaran para pedagang dan masyarakat di Pasar Gadingrejo kecamatan Gading Rejo Pringsewu Lampung nampaknya kurang sepenuh hati akan pentingnya kebersihan yang bedampak bagi kesehatan serta kenyamanan baik bagi mereka sendiri maupun para pengujung/pembeli pasar itu sendiri.

Rendah akan kesadaran itu, masih terlihat dibeberapa sudut pasar setempat, meskipun sudah disediakan tempat pembuangan sampah, namun masih saja ada oknum tak bertanggung jawab yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Alhasil sampah sayuran maupun plastik kerap berceceran di beberapa sudut pasar. Hal ini tentunya tidak mencerminkan jargon Pringsewu “Bersenyum Manis” (Bersih, Sehat, Ekonomis, Nyaman, Unggul, Maju, Mandiri, Aman dan Agamis). Akibatnya, tumpukan sampah ulah tangan jahil itu menimbulkan bau yang kurang sedap dan pemandangan yang kurang indah.

Ismiyati (35) salah seorang pengunjung pasar mengeluhkan kondisi salah satu pasar terbesar di Kabupaten Pringsewu ini.  Menurutnya, perilaku pedagang dan warga sekitar terkait membuang sampah sembarangan sudah berlangsung sejak lama. Dirinya menyesalkan kondisi pasar tersebut, pasalnya dengan kondisi yang yang demikian tentunya membuat para pembeli merasa kurang nyaman saat berbelanja.

“Akibat tumpukan sampah di beberapa sudut pasar bila terkena hujan kerap menimbulkan bau kurang sedap, apalagi sampah sayuran yang menimbulkan bau menyengat. Karena selama ini pedagang sayuran yang dagangannya tidak laku sering membuang di sekitar lokasi pasar,”keluh Ismiyati, Selasa (18/4).

Tidak hanya tumpukan sampah yang dikeluhkan pengunjung pasar. Wardi (29) pengunjung lainnya mengeluhkan penataan parkir yang semrawut. Menurutnya, banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang areal parkir pasar, membuat suasana pasar menjadi tidak karuan. Padahal tempat PKL sudah disediakan di belakang pasar.

Dia menyayangkan kondisi parkiran yang semrawut. “Sayang aja, kayak gak ditata dengan rapih. Ditambah lagi para PKL yang jualan di badan jalan semakin membuat parkiran yang acak acakan mau lewat aja susah,” tuturnya.

Dirinya pun berharap ada kebijakan dari pemerintah kabupaten terkait kondisi Pasar Gadingrejo.

“Pemerintah harusnya benerin penataan parkiran, kemudian para pedagang jangan membuang sampah sembarangan. Intinya diatur lagi gimana biar semua enak,”harapnya. ( Nanang)

Redaksi TabikPun :