WAY KANAN– Way Kanan Lampung mulai merasa Kekurangan Air bersih lantaran cuaca panas masih berlangsung. Akibatnya, sumur warga surut dan kedalaman sumur mencapai 25 meter dan bahkan sudah ada yang mengalami kekeringan.
Wandi, Salah seorang warga Negeri Baru mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air untuk sehari hari, dirinya terpaksa berangat ke sungai atau dataran yang lebih rendah yang lumayan jauh dari rumahnya demi untuk mandi lantaran sumur miliknya sudah kering.
Menurutnya, meski sumur yang berada dipinggir sungai lebih dangkal dan airnya melimpah, namun airnya tidak dapat dikonsumsi karena tidak bening dan berbau.
“Ia mas, sumur ini hanya bisa untuk mandi saja gak bisa untuk dikonsumsi, kami sudah mulai kesulitan air, sumur kami sudah dalam bahkan sudah ada yang kering”, keluhnya.
“untuk mandi dan mencuci pakaian bisa,tapi kalau buat diminum airnya itu bau sabun bercampur bau lumpur. jadi kalau untuk masak terpaksa saya beli air galon isi ulang” tambahnya”
Hal senada juga diungkapkan Umi Kalsum warga Negeri Batin, Ia mengeluhkan sulitnya air bersih karena sumur dibelakang rumahnya sudah kering.
“ Kami bersama keluarga tiap hari ke perkebunan karet yang datarannya lebih rendah pak untuk mandi dan mencuci pakaian, gimana sumur kami kering” keluhnya.
Musim kemarau di Way Kanan ini tentunya menjadi momok bagi sejumlah warga. Apabila dua bulan kedepan cuaca masih juga panas atau musim penghujan tak kunjung tiba, sudah dipastikan warga semakin menderita.
Para warga berharap kepada pemerintah setempat dapat mencarikan solusi serta memberikan bantuan air bersih ke tingkat Desa. ( Dian)