METRO – Penggunaan anggaran pelantikan dan Bimtek Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu tahun 2024 di setiap kelurahan atau TPS oleh KPU Kota Metro dijamin sudah sesuai dan efektif. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/1/2024).
Septa menjelaskan, mekanisme penganggaran disesuaikan dengan jumlah KPPS dan luas wilayah, memastikan penggunaannya efektif, efisien, dan sesuai pagu anggaran.
“Kami memberikan uang harian 95 ribu rupiah perhari untuk pelantikan dan Bimtek, sesuai Standar Biaya Masukan (SBM),” bebernya.
KPU Kota Metro telah menyesuaikan anggaran sesuai jumlah, meskipun mereka tidak bisa mencapai SBM maksimal. Septa juga menyatakan kendala terkait uang transportasi untuk peserta KPPS, karena anggaran yang diberikan oleh KPU RI masih belum mencukupi.
“Sementara kami belum bisa memberikan uang transportasi kepada peserta KPPS, kami harus memprioritaskan uang sewa gedung, ATK, dan konsumsi dari anggaran yang kami turunkan,” tambahnya.
Dengan 462 TPS dan 3.234 peserta KPPS dilantik secara nasional, Septa menganggap KPU Kota Metro telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan anggaran yang diberikan, dengan postur yang efektif dan efisien.
KPU Kota Metro menegaskan komitmen untuk tidak melibatkan wilayah dengan akses informasi yang mudah dalam pemotongan atau pemangkasan anggaran. Septa berharap agar petugas KPPS yang telah dilantik dan dibimtek dapat fokus pada persiapan penyelenggaraan pemilu di hari H.
Dengan tegas, Septa menekankan bahwa KPU Kota Metro akan menjalankan tugasnya secara profesional dan menurunkan anggaran sesuai dengan pagu yang diterima dari KPU RI. (Mahfi)