LAMPUNG UTARA – Sebanyak 60 anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Lampung Utara (Lampura) mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) di Markas Kodim 0412 Garuda Hitam, Lampung Utara, Senin-Rabu (5-7/11/2018).
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lampura Merwan, S.Pd., mengatakan Diklat Kokam Lampura bertujuan untuk membangun mental disiplin demi mewujudkan Trilogi Kokam. Yakni, menjaga ukhuwah Islamiyah, merawat NKRI dan menggembirakan kemanusiaan.
Selain itu, menurut Merwan selama Dikltasar Kokam akan diberi Materi pelatihan Ketauhidan, kemuhammadiyahan, sejarah kokam, keterampilan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
“Pemuda Muhammadiyah selalu fokus dalam gerakan dakwah dan peduli terhadap mustad’afin serta permasalahan sosial yang terjadi dimasyarakat,” ujarnya Merwan, Minggu, (4/10/2018).
Terpisah, Komandan Kokam Lampura Yudi Saputra, menyatakan Diklat yang pertama dilakukan Kokam Lampura ini hanya mengambil 2 anggota pemuda Muhammadiyah pilihan di tiap cabang (kecamatan) dan pengurus di tingkat daerah (kabupaten).
“Jadi yang ikut ini betul-betul kader Kokam yang siap memiliki kedisiplinan, ketangkasan, bela negara dan kebangsaan. Disamping itu, Kokam wajib membasmi upaya membangkitkan komunis bersama masyarakat dan negara,” tegas Yudi.
Untuk diketahui dalam Diklat tiga hari tersebut peserta juga diajarkan Pelatihan Baris-berbaris (PBB), Halang rintang, Amanat Bela Negara, dan Karakter Building. Sebelumnya, seluruh anggota Kokam yang ikut Diklat melakukan Chek Up Kesehatan dan Cukur Rambut. Bertema “Kokam dan SAR untuk Perdamaian dan Kemanusiaan NKRI,” tutupnya. (Adi)
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lampura Merwan, S.Pd., mengatakan Diklat Kokam Lampura bertujuan untuk membangun mental disiplin demi mewujudkan Trilogi Kokam. Yakni, menjaga ukhuwah Islamiyah, merawat NKRI dan menggembirakan kemanusiaan.
Selain itu, menurut Merwan selama Dikltasar Kokam akan diberi Materi pelatihan Ketauhidan, kemuhammadiyahan, sejarah kokam, keterampilan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
“Pemuda Muhammadiyah selalu fokus dalam gerakan dakwah dan peduli terhadap mustad’afin serta permasalahan sosial yang terjadi dimasyarakat,” ujarnya Merwan, Minggu, (4/10/2018).