Langka Bahan, Ratusan Pengrajin Genteng Nyaris Gulung Tikar

www.tabikpun.com, Pringsewu – Kelangkaan tanah liat sebagai bahan dasar pembuatan genteng dikeluhkan pengrajin genteng di Pekon Pandasari Rt 04 Rw 02 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Akibatnya, ratusan pengrajin genteng setempat nyaris gulung tikar.

Muryanto (47) yang telah enam tahun menggeluti profesi tersebut mengaku harus membeli tanah liat hingga ke daerah lain. Sehingga mengharusnya mengeluarkan uang lebih untuk biaya angkut.

”Selama ini, kami membeli tanah liat dari Desa Panggung Rejo, Sukoharjo 4, atau Lampung Tengah.  Kalau beli bahan tanah liat dari Lampung Tengah lebih mahal dibanding Pringsewu karena biaya operasional lebih tinggi. Sudah modal memang pas-pas mas, bahan baku langka. Bagaimana nasib kami, sedangkan kami hanya menggantungkan hidup dari genteng ini. Kalau seperti ini terus bisa gulung tikar mas,” curhat bapak tiga anak itu.

Sulitnya tanah liat sebagai bahan utama pembuatan genteng pun dibenarkan Kepala Pekon Pandansari Kecamatan Sukoharjo. Meski sebagai sumber utama warga setempat untuk mendapat penghasil, sulitnya tanah liat belum mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

”Dari 870 kepala keluarga di Pekon Pandansari, ada sekitar 200 kepala keluarga yang menggeluti profesi pengrajin genteng. Saya sudah berusaha mengajukan ke pemerintah untuk mempermudah akses jalan dan bantuan modal, tetapi belum ada respon. Padahal dengan mereka berdikari ini termasuk menuntaskan kemiskinan. Saya berharap ada pihak yang memfasilitasi terkait bahan tanah liat agar lebih dipermudah karena itu untuk membantu mengurangi dan menuntaskan kemiskinan,” tutupnya. (Nanang)

Redaksi TabikPun :