Melalui PPK, Pemkot Metro akan Tingkatkan SDM 

Penandatanganan perjanjian kerja sama Sekolah Siaga Kependudukan oleh Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin di UPTD SMPN 1 Kota Metro, Selasa (30/11/2021). (Adi)

METRO – Pemkot Metro akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Program Pendidikan Kependudukan (PPK). Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPB) Kota Metro, Prayetno.

“Jadi caranya dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat di lingkungan sekolah maupun institusi pendidikan dan masyarakat secara umum lewat program tersebut,” katanya di UPTD SMPN 1 Metro, Selasa (30/11/2021).

Ia menjelaskan, program tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Perkembangan Kependudukan. Adapun dasar pelaksanaan dan pembangunan keluarga, penduduk harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Maka dari itu, peserta penandatanganan perjanjian kerjasama terkait sekolah siaga kependudukan di Kota Metro, meliputi penandatanganan perjanjian kerja sama antara dinas P3APPKB Kota Metro dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, serta Dinas Kominfo Kota Metro,” beber Prayetno.

Kesempatan sama, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, masyarakat perlu diberikan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran bahwa suatu daerah memiliki keterbatasan untuk menyediakan kebutuhan hidup bagi penduduknya.

“Penyiapan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan mutlak dilaksanakan untuk menghindari generasi yang gagal tumbuh baik secara jasmani maupun rohani. Untuk itu peran ‘Sekolah Siaga Kependudukan’ sangat strategis dalam menghadapi kondisi tersebut, memberikan pemahaman kepada siswa dan kaum muda sejak dini tentang isu-isu kependudukan merupakan upaya positif yang perlu di lakukan,” katanya.

Para remaja, lanjut Wahdi, perlu dibekali dengan wawasan kesehatan reproduksi remaja, pendewasaan dan, usia perkawinan “Maka pemahaman konsep keluarga kecil dan pembangunan keluarga serta peningkatan kualitas pendidikan usia produktif, serta mempersiapkan remaja dalam perencanaan masa depannya,” tukasnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :