www.tabikpun.com, Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tampaknya belum dapat memaksimalkan pemanfaatan aset bangunan yang dimiliki. Seperti gedung Taman Kanak-kanak (TK) PKK Mulyosari di Kecamatan Metro Barat yang kondisinya saat ini mangkrak tak berfungsi.
Dari pantauan di lapangan, gedung yang dibangun sekitat lima tahun silam itu berada di depan Lapangan Sepak Bola 16A Mulyosari Metro Barat terapit oleh Kantor Kelurahan Mulyosari dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Mulyosari terbengkalai ditumbuhi rumput liar yang subur di bagian dinding pagar hingga halaman.
Anehnya, tidak memanfaatkan bangunan yang telah berdiri, Pemkot Metro malah membangun TK Pembina Negeri yang tidak jauh dari lokasi tersebut. Sehingga bangunan pertama TK tersebut ditutup dan tidak lagi difungsikan lantaran diduga adanya kebijakan baru dari pemerintah yang memutuskan untuk memindahkan semua murid dan guru ke lokasi sekolah baru.
Dikonfirmasi hal tersebut Lurah Mulyosari Ihsan membenarkan adanya gedung bekas TK PKK Mulyosari yang terbengkalai. Dirinya mengatakan bangunan eks. TK tersebut merupakan aset Pemkot Metro, yang kemudian melalui Musrenbangkel beberapa waktu silam perangkat kelurahan bersama warga setempat meminta bangunan tersebut untuk dijadikan sarana olahraga, namun belum terealisasi di tahun ini.
“Pada Musrenbangkel sebagian masyarkat sini meminta lahan tersebut agar dijadikan gedung olahraga. Ya seperti GOR mini gitu. Sudah diusalkan ke pemkot, mudah-mudahan 2018 mendatang bisa terealisasikan. Selain untuk sarana olaharaga, gor itu nanti juga bisa untuk aula kegiatan pertemuan warga Mulyosari. Karna selama ini Kelurahan Mulyosari belum mempunyai aula yang representative,” ungkapnya, Senin (3/7).
Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro, M.Supriyadi, S.H.M.M., melalui Kepala Bidang Aset Daerah, Ismet, S.E, menyatakan belum mengatuahi pasti adanya aset pemkot yang terbengkalai berupa eks TK PKK Mulyosari. Namun dirinya berjanji akan melakukan survei dalam waktu dekat.
“Soalanya saya masih baru menangani bidang aset. Nanti kita buka dulu arsip buku dari pengelola awalnya kelurahan . Kalau penguna awal tidak melapor ya kita tidak mengatahui. Kita pastikan dalam waktu dekat ini akan inventarisir asset-aset pemkot yang terbengkalai,” ujarnya. (ap)