LAMPUNG TENGAH – Muda mudi Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng) galang dana untuk membantu pasangan suami istri (pasutri) Mukhsin dan Suratin yang hidup memprihatinkan.
Mukhsin adalah pria berusia 61 penyandang disabilitas akibat penyakit yang dideritanya sejak kecil. Dia, istri, dan tiga anaknya tinggal di rumah yang tak layak huni.
Dimana dinding serta atap rumah yang ditempatinya telah lapuk termakan usia. Karena dinding rumahnya terbuat tari geribik yang sudah dipenuhi lubang.
Suratin hanya bisa pasrah dengan kondisi suaminya, iya berharap ada dermanwan yang mau mengulurkan tangan. Adi Darmais (21) anak sulung mereka pun kini bekerja sebagai buruh angkut singkong sekaligus merawat kedua orang tua dan kedua adiknya yang duduk dibangku SD dan balita.
“Walau sudah kerja keras, saya belum bisa bawa bapak berobat. Karena kebutuhan sehari-hari kami masih kekurangan,” ungkap Adi, Minggu (8/3/2020).
Adi mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan keluarganya saat ini. Hingga kini keluarganya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Enggak ada (bantuan pemerintah, red) mas. Padahal bantuan itu kan untuk keluarga seperti kami ini. Harapan kami cuma biar bapak bisa sembuh. Tinggal di rumah seperti ini tidak apa-apa asal bapak sembuh,” ucapnya.
Sementera Mukhsin berharap bisa memiliki kursi roda dan kaki palsu agar bisa beraktivitas. Ia ingin membantu anaknya mencari nafkah keluarga.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Ibnu selaku kepala kampung dan muda mudi Kampung Buyut Udik. Mereka menggalang dana untuk bedah rumah dan pengobatan saya. Semoga perbuatan baik ini dibalas yang Kuasa,” imbuhnya.
Tokoh Pemuda Buyut Udik Aprian Wahyudi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Buyut Udik yang sudah membantu Mukhsin. Dimana saat ini muda mudi tengah mengumpulkan dana untuk bedah rumah Mukhlis.
“Saya berharap pemerintah juga bisa memberikan bantuan. Kalau ada dermawan yang ingin membantu juga dipersilahkan. Karena masih banyak yang dibutuhkan. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” tukasnya. (Mozes)