LAMPUNG TIMUR – Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) memilih Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) sebagai salah satu lokasi penanaman pohon mangrove dari 10 provinsi. Kegiatan ini dalam rangka Gerakan Peduli Mangrove, pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS), dan Kampung Hijau oleh.
Hadir isteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Sri Mega Darmi Sandjojo, Isteri Menteri Sosial, Loemongga Haoemasan, isteri Wakil Gubernur Lampung, Hasiah Bachtiar Basri, Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Mar. Ahmad Fajar, Danrem 043/ Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi, Dambrigif Kombes Usman, Kepala Dinas Pemerintahan Desa (PMD) Provinsi Lampung Yuda Setiawan, Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro, Dandim 0429/LT Letkol Inf CH Prabowo, para Kepala OPD Lampung Timur, serta Camat Pasir Sakti, Titin Wahyuni.
Bupati Lamtim Chusnunia Chalim menerangkan, Lampung Timur sering melakukan penanaman mangrove. Dimana seminggu yang lalu Lampung Timur melakukan penanaman mangrove besar-besaran di Kecamatan Labuhan Maringgai yakni di Festival Mangrove.
“Masih ada 400 hektar lahan yang sebenarnya membutuhkan uluran tangan kita untuk ditanami mangrove. Sejak dimulainya penanaman mangrove yang dilakukan dari tahun 1997, alhamdulillah masyarakat dan nelayan sekitar mendapatkan keuntungannya, Insya Allah kami Pemda Lampung Timur akan melanjutkan aktivitas penanaman mangrove ini,” jelasnya, Senin (11/3/2019).
Menurutnya, kegiatan semacam inilah yang diperlukan guna memberi semangat dan mendukung masyarakat agar perduli terhadap lingkungan. Yang mana hal tersebut juga pastinya akan membawa efek positif pada perekonomian warga.
“Kegiatan ini sepertinya sepele namun sebenarnya efeknya luar biasa, karena dengan dilakukannya penanaman mangrove maka kita dapat melakukan pencegahan abrasi dan kualitas dari budidaya meningkat. Baik itu dari segi rasa dan seterusnya,” pungkasnya.
Diketahui pada kegiatan ini dilakukan Penanaman Pohon Mangrove sebanyak 5.000 batang yang mana bukan hanya dilakukan di Lampung Timur saja namun serentak di 10 provinsi lain yang ada di Indonesia.
Adapun Sepuluh tempat penanaman serentak pada Senin ini adalah di kawasan pantai Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur, Lemah Wungkuk Cirebon Jawa Barat, Sawo Jajar Brebes Jawa Tengah, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Pohuwato Gorontalo, Donggala Sulawesi Tengah, Pantai Cereme Nusa Tenggara Barat, serta Teluk Ambon Maluku, dan Pandeglang Banten.
Usai melakukan kegiatan penanaman mangrove, acara dilanjutkan dengan dilakukannya teleconference yang tersambung langsung dengan ibu Negara Iriana Joko Widodo dari Pandegelang Banten terkait situasi penanaman mangrove serentak di 10 Provinsi se-Indonesian. (Hadi)