Pembangunan Jembatan Penghubung Way Pengubuan-Seputih Mataram Dimulai

Wakil Bupati Lamteng usai meletakkan batu pertama pembangunan jembatan penghubung Way Pengubuan-Seputih Mataram. (Mozes)

Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengan (Lamteng) memulai pembangunan jembatan penghubung way pengubuan menuju Seputih Mataram. Proyek itu   ditargetkan rampung pada 2019. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, Selasa  (7/8/2018).

Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, dengan adanya jembatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dari sektor ekonomi.

“Dengan dibukanya akses jalan ini, mudah-mudahan ada peningkatan ekonomi dari masyarakat. Mobilitas warga jadi lancar. Petani bisa lebih mudah membawa hasil bumi untuk dijual. Dengan ini terjadi peningkatan perputaran ekonomi, sehingga kesejahteraan meningkat,” ungkapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak kepada semua pihak yang telah turut andil sehingga pembangunan jembatan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Kedepannya, lanjut dia, keberadaan jembatan ini diharap mampu menjadi penghubung antara Kampung Putra Lempuyang Kecamatan Way Pengubuan menuju Kampung Trimulyo Kecamatan Seputih Mataram.

”Yang paling penting merupakan prasarana pendukung dalam hal kelancaran distribusi dan pertumbuhan ekonomi bagi lingkungan sekitar. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pendapatan asli Kampung serta kesejahteraan  sehingga pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan asli daerah,” imbuhnya.

Menurutnya, salah satu konsep pembangunan dapat didefinisikan sebagai peningkatan keberdayaan masyarakat untuk meraih masa depan yang lebih baik, hal ini berarti pembangunan bukan hanya difokuskan pada segi pembangunan fisik saja, akan tetapi meliputi semua bidang. Namun demikian pembangunan fisik bukan berarti tidak diutamakan, akan tetapi justru sebagai penopang pelaksanaan pembangunan dibidang non fisik.

”Berkaitan dengan hal tersebut, pembangunan jembatan ini dipandang sebagai salah satu faktor dominan, penting dan strategis, terutama dalam rangka melaksanakan dan mewujudkan keberdayaan masyarakat, dan sebagaimana dimaklumi bahwa pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah dilakukan melalui kebijakan strategis, yang memandang masyarakat bukan hanya sebagai obyek tetapi juga sebagai subyek pembangunan yang diharapkan mampu menetapkan tujuanya,” jelas dia.

Karenanya, sambung dia, dengan dibangunnya jembatan ini, diharapkan dapat lebih memberikan keleluasaan masyarakat dalam melakukan usahanya. Karena keberadaan jembatan ini tentu akan lebih mempermudah arus transportasi dan komunikasi, dengan demikian masyarakat akan lebih mampu meningkatkan usahanya, sehingga memiliki daya ungkit yang cukup signifikan dalam pengembangan ekonomi secara umum. (Adv)

Redaksi TabikPun :