LAMPUNG UTARA – Polres Lampung Utara (Lampura) mengungkap tersangka baru yang terlibat dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan Diana Saputri Rantika Anggreini Warga Dusun Bangun Sari, Desa Labuhan Ratu Pasar, Sungkai Selatan Lampura.
AKBP Budiman Sunarto menjelaskan, selain Wagiran turut serta paman pelaku Sunarto dan isterinya Sugiah warga Umbul Semarang, Negara Tulang Bawang, Bunga Mayang. Paman pelaku ternyata ikut memperkosa korban.
”Paman tersangka yakni Sunarto ikut juga memperkosa korban setelah Wagiran. Setelah korban diketahui meninggal, kemudian dikubur oleh Wagiran menggunakan sebatang kayu untuk menggali tanah. Sedangkan bibi korban berperan memindahkan tengkorak korban ke tempat yang tidak jauh dari tempat sebelumnya,” jelasnya ,Selasa 11 Desember 2018.
Terungkapnya tersangka baru berdasarkan pengakuan Wagiran selaku tokoh utama pembunuhan tersebut. Dimana paman pelaku ikut memperkosa korban setelah pelaku.
”Saya tidak tahu, tiba-tiba paman datang dari arah belakang dan minta juga dan paman saya juga memperkosa korban,” bebernya.
Setelah diketahui jika korban telah tewas, tersangka Wagira mengangkat korban ke lokasi tempat dirinya menguburkan korban dengan cara menggendong korban seorang diri. ”Saya mau pinjam cangkul dengan paman saya. Tapi, paman saya bilang tidak ada dan paman saya hanya melihat saja saat menguburkannya,” terangnya.
Sunarto pun mengakui perbuatannya. “Saya datang dari arah belakan, lihat Wagiran dan saya juga mau. Dikasih, lalu saya ikut menidurinya,” aku Paman korban.
Sementara bibi tersangka Sugiah tidak tahu akan hal itu. Menurutnya saat berkebun dia menemukan tengkorak dan mengumpulkannya serta kembali menguburkannya ditempat lain.
”Saya tidak tahu apa-apa, saya hanya menemukan tengkorak lalu mengumpulkannya dan membungkus dengan kain selanjutnya kubur kembali tidak jauh dari tempat saya menemukan tengkorak-tengkorak itu,” terang Sugiah. (Adi)
Sementara bibi tersangka Sugiah tidak tahu akan hal itu. Menurutnya saat berkebun dia menemukan tengkorak dan mengumpulkannya serta kembali menguburkannya ditempat lain.
”Saya tidak tahu apa-apa, saya hanya menemukan tengkorak lalu mengumpulkannya dan membungkus dengan kain selanjutnya kubur kembali tidak jauh dari tempat saya menemukan tengkorak-tengkorak itu,” terang Sugiah. (Adi)