Proyek Pemasangan Pipa Air Bersih di Pringsewu Disoal

Penampakan pekerjaan pipa air besih yang disalurkan ke Pekon Tulung Agung, Tegal Rejo, Pasar Gading Rejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. (Nanang)

Pringsewu – Proyek pemasangan pipa air bersih yang disalurkan ke Pekon Tulung Agung, Tegal Rejo, Pasar Gading Rejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu dipersoalkan masyarakat.

Proyek tersebut dinilai masyarakat dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai dengan Rencana Awal Biaya (RAP).  Seperti kedalaman tanah yang seharusnya digali 70 cm ternyata setelah dikerjakan kedalamnya hanya 50 cm dan ke depannya bertambah dangkal hingga 15 cm.

Salah satu warga Pekon Tulung Agung berinisial AT mengaku kecewa atas hasil pekerjaan pipa air yang tak memikirkan standar dan kualitas. Selain kedalaman, tidak ada penghamparan pasir yang fungsinya sebagai alas lapisan bawah paralon dengan ketebalan 3 cm sampai 5 cm .

”Paralon /pipa juga  langsung ditanam dan untuk  hasil yang sudah dikerjakan atau dipasang ternyata pipanya akan mengakibatkan ke bocoran. Akhirnya benar terjadi kebocoran yang saat ini dikeluhkan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rekanan juga tidak memasang plang nama pekerjaan sesuai dengan undang-undang No.14 tahun 2010 tetang keterbukaan dengan publik. Di samping itu, setelah selesai  dikerjakan langsung ditinggal begitu saja tanpa melakukan perapian gundukan tanah galiannya.

“Untuk jenis pipa air bersih yang digunakan belum memenuhi standar. Terutama yang dipasang sepanjang jalan arah ke Tulung Agung. Dan kami bertemu dengan pengawas di lapangan bersama awak media tidak mau menjelaskan apa-apa. Hanya jawab tidak tahu dan tidak mau menyebutkan nama mandornya,” tukasnya.

Terpisah, Kabip Cipta Karya Dinas PU Pringsewu Rini menerangan, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Doni Karya berlamat di Jalan Anggrek 1093 desa Natar Lampung Delatan dengan pagu Rp.1.250.000.000. Sedangkan untuk pekerjaannya adalah  Pemasangan jaringan Distribusi Air Minium, lengkap Asesoris pemasangan Patok di Kecamatan Gading Rejo. (Nanang)

Redaksi TabikPun :